Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Denver Nuggets  di Atas Angin

Selasa 15 Sep 2020 06:05 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Agung Sasongko

NBA

NBA

Foto: NBA.com
Denver Nuggets dalam posisi di atas angin jelang laga hidup mati playoff NBA.

REPUBLIKA.CO.ID, FLORIDA -- Denver Nuggets dalam posisi di atas angin jelang laga hidup mati gim ketujuh semifinal Wilayah Barat yang akan digelar Rabu (16/9) WIB. Sempat tertinggal 1-3 dari Los Angeles Clippers, Nikolas Jokic dkk mampu menyamakan kedudukan 3-3. 

Pada dua kemenangan terakhirnya, Nuggets selalu bangkit mengejar defisit poin sebelum akhirnya memenangkan laga. Di gim keenam, Nuggets berhasil menghapus defisit 19 poin di dua kuarter akhir untuk memenangkan laga 111-98.

Baca Juga

Nikola Jokic tampil gemilang lewat torehan dwiganda 34 poin dan 14 rebound disertai tujuh assist untuk menyokong kemenangan Nuggets kali ini. Jamal Murray turut membantu dengan 21 poin yang dicetaknya, diikuti 16 poin dari Gary Harris serta 13 poin milik Michael Porter Jr.

Duo Nikola Jokic dan Jamal Murray menggabungkan 65 poin pada gim keenam. Murray yang tampil agresif menjadi inspirasi kebangkitan Nuggets. Pun dengan Jokic yang tampil cermat pada dua kemenangan penting Nuggets. 

Sedangkan di kubu Clippers, Paul George memborong 33 poin disertai enam rebound dan lima steal, Kawhi Leonard mencetak 28 poin dan Lou Williams menyumbangkan 14 poin, tapi itu semua tak cukup membendung kebangkitan Nuggets.

"Nikola sosok yang tak pernah bingung apalagi putus asa. Dia gambaran ketenangan, keteguhan, dan dia membawa semangat pada tim, dan selalu berupaya bermain baik,” ungkap pelatih Kepala Denver Nuggets, Michael Malone, seperti dilansir ESPN, Senin (14/9).

Malone mengungkapkan, sejak empat bulan terakhir Nuggets fokus untuk memenangkan kejuaraan. Diakuinya banyak kritik dialamatkan padanya terkait penampilan Nuggets. Namun, kritikan itu tidak menghalangi langkah timnya untuk selalu bermain baik. Diakui Malone, setelah tertinggal pada gim keempat, fokus tim bagimana membalikan keadaan seperti saat melawan Jazz. 

“Tetapi kami tidak peduli. Kami tidak mendengarkan kebisingan. Kami selalu memiliki keyakinan internal pada diri kami sendiri untuk memenangkan kejuaraan," katanya.

Nuggets kini berpeluang menjadi tim pertama di NBA, yang bisa membalikan keadaan dua kali beruntun putaran Playoff. Di putaran pertama, Nuggets sempat tertinggal 1-3 dari Utah Jazz, sebelum mengunci kemenangan 4-3.  Mereka pun berpotensi menggagalkan final sesama tim Los Angeles.  Karena pemenang duel ini sudah ditunggu Lakers yang sudah memastikan tempat di final wilayah usai mengalahkan Houston Rockets 4-1. 

Dari catatan statistis, Nuggets terbiasa memainkan gim ketujuh. Pada gim tersebut, mereka selalu menang. Jokic mengatakan, timnya tak merasa tertekan saat ini. Sebalinya, menurut dia, kubu lawan yang seharusnya tertekan. "Saya pikir seluruh tekanan ada pada mereka," katanya.

Di kubu lawan, Pelatih Kepala Clippers, Doc Rivers mengaku frustasi dengan hasil dua gim terakhir. " Kami jelas memiliki formula yang tepat sejauh bagaimana kami bermain. Namun, kami terus kalah,'' kata dia. 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA