Friday, 5 Rajab 1444 / 27 January 2023

Positif Covid-19 Naik, Harusnya Masyarakat Semakin Disiplin

Senin 14 Sep 2020 02:04 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Esthi Maharani

Tim kesehatan melakukan rapid test

Tim kesehatan melakukan rapid test

Foto: ANTARA/Iggoy el Fitra/nz
Seharusnya penambahan kasus positif Covid-19 membuat masyarakat semakin disiplin

REPUBLIKA.CO.ID, BATUSANGKAR - Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar Roza Mardiah mengatakan kasus positif Covid-19 di daerahnya bertambah lagi sebanyak 4 orang. Total, kasus positif Covid-19 di Luhak Nan Tuo sampai hari ini, Ahad (13/9) sudah mencapai 136 orang.

Roza menyebut harusnya penambahan kasus positif Covid-19 yang terus terjadi membuat masyarakat semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Tren penambahan belum turun di Sumatera Barat termasuk Tanah Datar. Harusnya fakta ini membuat masyarakat semakin mendisipilinkan diri mematuhi protokol kesehatan," kata Roza, melalui siaran pers yang diterima Republika.

Roza meminta semua warga menjaga diri, keluarga dan lingkungan dengan selalu mamakai masker setiap keluar rumah, rajin mencuci tangan memakai sabun, selalu menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Roza merinci dari 136 kasus positif Covid-19 di Tanah Datar, sebanyak 3 orang dirawat di RS Unand, 1 orang di Rumah Sakit Achmad Muchtar Bukittinggi, 4 orang dirawat di RSUP M Djamil Padang, 1 orang di RS Rasidin Padang, 12 orang menjalani karantina di PPSDM Baso, Agam, 2 orang karantina di BPSDM Padang Besil, 34 orang isolasi mandiri dan 75 orang sudah dinyatakan sembuh. Jumlah kematian karena covid-19 di Tanah Datar sampai sekarang ada 4 orang.

Sementara 4 orang yang hari ini dinyatakan positif Covid-19 di Tanah Datar adalah, pertama laki-laki 54 tahun yang berprofesi sebagai ASN. Ia tertular karena melakukan perjalanan luar daerah. Sekarang pasien ditangani dengan isolasi mandiri karena tergolong orang tanpa gejala (OTG). Kedua adalah laki-laki 54 tahun. Pasien merupakan ASN yang tertular karena melakukan perjalanan dari luar daerah. Ia juga ditangani dengan isolasi mandiri dan tergolong OTG.

Ketiga adalah perempuan 25 tahun yang bekerja sebagai ibu rumah tangga. Ia kontak erat dengan kasus terkonfirmasi dan kini juga ditangani dengan isolasi mandiri sementara. Terakhir adalah perempuan 57 tahun. Pasien adalah seorang ibu rumah tangga yang kontak erat dengan kasus terkonfirmasi sebelumnya. Pasien ini juga ditangani dengan isolasi mandiri sementara.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA