Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Sebanyak 2.861 Ruang Isolasi Kabupaten Bogor Masih Kosong

Jumat 11 Sep 2020 19:01 WIB

Rep: N Nugroho Habibi / Red: Hiru Muhammad

Tenaga medis beraktivitas di ruang IGD Pusat Isolasi COVID-19, Gedung  Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri, Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (18/5/2020). Gedung yang memiliki  44 kamar dengan 168 kasur ini menjadi Pusat Isolasi COVID-19 oleh Pemkab Bogor karena ruang Isolasi yang ada di rumah sakit di Kabupaten Bogor sudah penuh, bahkan banyak pasien positif COVID-19 yang dirawat di rumah sakit yang ada di DKI Jakarta

Tenaga medis beraktivitas di ruang IGD Pusat Isolasi COVID-19, Gedung  Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri, Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (18/5/2020). Gedung yang memiliki  44 kamar dengan 168 kasur ini menjadi Pusat Isolasi COVID-19 oleh Pemkab Bogor karena ruang Isolasi yang ada di rumah sakit di Kabupaten Bogor sudah penuh, bahkan banyak pasien positif COVID-19 yang dirawat di rumah sakit yang ada di DKI Jakarta

Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Tersedianya kamar tersebut tersebar di 33 rumah sakit yang ada di Kabupaten Bogor,

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR--Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengungkap jumlah ketersediaan ruang isolasi di Kabupaten Bogor. Saat ini, setidaknya masih tersedia 2.861 kamar isolasi untuk pasien positif Covid-19. "Jumlah kamar yang tersedia itu 4.176 kamar. Per hari ini ada 1.315 yang terisi," kata Iwan dikonfirmasi Jumat (11/9).

Iwan mengatakan, 4.176 kamar tersebut tersebar di 33 rumah sakit yang ada di Kabupaten Bogor, termasuk empat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Selain itu, Pemkab Bogor juga masih memiliki ruang isolasi darurat di Wisma Balai Pendidikan dan pelatihan (Diklat) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kecamatan Kemang.

Di wisma itu, sambung Iwan, terdapat 87 kamar isolasi untuk kasus konfirmasi tanpa gejala atau orang tanpa gejala (OTG). Dari jumlah tersebut baru terisi 48 orang. Iwan menjelaskan, rekor positif Covid-19 di Kabupaten Bogor sebanyak 32 kasus. Namun, sampai saat ini, Iwan mengatakan, perkembangan kasus positif yang sembuh juga terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data Covid-19 di Kabupaten Bogor terdapat 1.062 pasein positif Covid-19 pada Kamis (10/9). Sebanyak 363 masih dalam perawatan, 40 kasus dinyatakan meninggal, 653 sembuh dan 6 kasus pindah alamat. "Kami terus melakukan proses sosialisasi Covid-19 3M (Mencuci Tangan, Menggunakan Masker dan Menjaga Jarak)," kata Iwan.

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA