Monday, 7 Ramadhan 1442 / 19 April 2021

Monday, 7 Ramadhan 1442 / 19 April 2021

Yang Terbaik di Liga Inggris Musim Ini

Kamis 10 Sep 2020 07:38 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Playmaker Manchester City Kevin De Bruyne

Playmaker Manchester City Kevin De Bruyne

Foto: EPA-EFE/PETER POWELL
De Bruyne mengalahkan empat penggawa Liverpool sebagai kandidat pemain terbaik.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Kevin De Bruyne dinobatkan sebagai pesepak bola pria terbaik 2020 atau PFA Player of the Year di Liga Primer Inggris. Gelandang Manchester City itu mengalahkan empat penggawa Liverpool sebagai kandidat pemain terbaik, yaitu Sadio Mane, Virgil van Dijk, Jordan Henderson, dan Trent Alexander-Arnold.

Pemain internasional Belgia itu pun mengucapkan terima kasih kepada pelatih City Pep Guardiola, yang telah membuatnya jadi gelandang kreatif. City ditinggalkan Liverpool dengan jarak 18 poin pada musim 2019/2020. Namun De Bruyne, yang mencetak 13 gol dan rekor 20 assist, jadi sorotan tersendiri selama musim lalu.

''Selama ini dia hanya membiarkan saya jadi diri sendiri. Kami sering bicara soal tim, tapi banyak hal yang dia tahu saat dia memberikan perintah apa yang harus tim lakukan yang akan saya turuti,'' ujar De Bruyne dikutip dari Sky Sports, Rabu (9/9).

Pemain berusia 29 tahun itu mengaku Guardiola tetap memberinya kebebasan di dalam lapangan, meski memberikan banyak instruksi. Ia tak tahu alasannya. Tapi De Bruyne merasa hubungannya dengan Guardiola mengalir begitu saja.

Menurut De Bruyne, mantan pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen itu selalu tahu kalau dirinya akan meletakkan tim sebagai prioritas. ''Tapi dia tahu bahwa saya ingin tim menang, dan jika tim menang saya akan senang. Dia benar-benar mempercayai saya,'' jelas dia.

Meski demikian, negosiasi kontrak baru Kevin De Bruyne dengan City masih harus mengalami penundaan. Penyebabnya, agen De Bruyne, Patrick De Koster, ditangkap polisi. Penasihat De Bruyne itu diduga melakukan kecurangan dalam keuangannya, termasuk jutaan poundsterling yang dimilikinya.

Bahkan, dikutip dari Dailystar, Ahad (30/8), De Bruyne dan ayahnya pun sempat diperingatkan oleh otoritas Belgia, soal kemungkinan ada kesalahan setelah menelusuri transfer uang, yang tidak dimasukkan dalam dokumen resmi. Ini jadi pukulan keras buat the Citizens yang tengah berusaha mengikat De Bruyne lebih lama lagi.

Sementara itu, Alexander-Arnold akhirnya mendapatkan gelar pemain muda terbaik 2020, mengalahkan Tammy Abraham, Mason Greenwood, Mason Mount, Marcus Rashford, dan Bukayo Saka. City ditinggalkan the Reds dengan jarak 18 poin pada musim 2019/2020. Ia memainkan peran penting dalam 12 clean sheet Liverpool di liga.

Bukan itu saja, pemain internasional Inggris tersebut menyumbang 13 assist dan empat gol. Bek berusia 21 tahun itu pun memperingatkan rival timnya kalau skuat asuhan Juergen Klopp tersebut masih belum puas dengan kesuksesan saat ini. ''Saya pikir sebagai sebuah tim dan individu, mentalitas kami masih terus berjuang dan maju ke depan karena kami belum selesai,'' tegas dia.

Sementara untuk pesepak bola wanita terbaik, diraih oleh penggawa Chelsea Bethany England. Bethany mengalahkan top skorer Vivianne Miedema, serta rekan setimnya Sophie Ingle, Guro Reiten, dan Ji So-Yun. Lalu pemain City Lauren Hemp mendapatkan gelar pemain muda wanita terbaik, mengalahkan Chloe Kelly, Georgia Stanway, dan elli Roebuck.

Premier League Team of the Year:

Nick Pope (Burnley/kiper), Trent Alexander-Arnold, Virgil Van Dijk (keduanya Liverpool), Caglar Soyuncu (Leicester), Andrew Robertson (Liverpool), David Silva (Manchester City), Jordan Henderson (Liverpool), Kevin De Bruyne (Manchester City), Jamie Vardy (Leicester), Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal), Sadio Mane (Liverpool).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA