Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Tim SAR Hentikan Sementara Pencarian Korban Tenggelam

Jumat 04 Sep 2020 21:47 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Andi Nur Aminah

Korban tenggelam di pantai(ilustrasi).

Korban tenggelam di pantai(ilustrasi).

Foto: Antara
Korban itu terseret ombak di Pantai Parangtritis.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Gabungan Tim SAR menghentikan sementara pencarian satu korban yang terseret ombak di Pantai Parangtritis, Bantul, Jumat (4/9). Ada empat korban yang terseret ombak, namun tiga orang sudah berhasil diselamatkan dan satu orang lainnya masih belum ditemukan.

"Sampai Pukul 17.30 WIB, Tim SAR gabungan yang melaksanakan pencarian belum berhasil menemukan korban. Pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan besok pagi," kata Humas Kantor Basarnas Yogyakarta Pipit Eriyanto, Jumat (4/9).

Baca Juga

Pipit menyebut, pencarian di hari pertama ini dilakukan dengan penyisiran lewat darat di sepanjang pinggir pantai. Hal ini mengingat ombak yang cukup tinggi.

"Pencarian menyisir dari Parangtritis ke arah timur sampai Pantai Parangendog, juga menyisir dari Parangtritis ke arah barat sampai Pantai Parangkusumo dan dari Parangkusumo ke arah barat sampai Pantai Cemoro Sewu, serta menyisir dari Parangkusumo ke arah barat sampai pantai Depok" ujarnya.

Seperti diketahui, kecelakaan laut tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, Jumat (4/9). Empat korban yang terseret ombak atas nama Faran Diva Bahtyarta, Afrian Azhari, Risky Pratama Putra dan Ervian Rizky Dwi Tama Putra. Semenetara, yang korban yang masih belum ditemukan atas nama Faran Diva Bahtyarta.

"Dari tiga orang yang berhasil dievakuasi, dua orang selamat dan satu orang dirawat di Rumah Sakit Panembahan Senopati atas nama Afrian Azhari," kata Pipit.

Pipit menjelaskan, empat korban tersebut awalnya bersama rombongannya yang datang dari Madiun, Jawa Tengah. Total ada tujuh orang dalam rombongan tersebut. Tiga orang di antaranya bermain di tepi pantai. Sementara, empat orang lainnya berenang di laut dan keempatnya terseret ombak.

"Empat orang ini terlalu asyik bermain air dan tidak menyadari ada ombak besar datang. Sehingga menyeret empat orang yang sedang bermain air," jelasnya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA