Kamis 03 Sep 2020 18:34 WIB

Perlukah Beri Sentuhan Digital ke Pelanggan?

Di sinilah peran adopsi teknologi digital.

Rep: Business Update (swa.co.id)/ Red: Business Update (swa.co.id)
.
.

Perkembangan teknologi yang cukup tinggi sangat memengaruhi aspek kehidupan kita sehari-hari. Penyedia produk dan jasa berlomba-lomba untuk mengintegrasikan teknologi dalam pelayanan mereka untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan, yang pada akhirnya akan memberikan customer journey dan experience yang lebih baik, sehingga bisa menjadi top of mind pelanggan.

Salah satunya adalah sistem pelayanan ticketing. Sistem pelayanan ticketing manual diubah menjadi digital, dengan harapan memberikan kemudahan, pelayanan yang lebih baik, serta tentunya memberikan kontribusi terhadap peningkatan revenue perusahaan. Jadi, apakah perlu memberikan sentuhan digital ke pelanggan? Tentu saja, sangat perlu. Di sinilah peran adopsi teknologi digital.

Sistem electronic ticketing (e-ticketing) merupakan sistem tiket elektronik yang bisa digunakan untuk moda transportasi, tiket masuk lokasi wisata, akses masuk gedung (perkantoran, mal, apartemen, hotel, gedung parkir, dll) yang terintegrasi dengan uang elektronik, dilengkapi dengan gate system, electronic payment, dan contactless smart card.

Sebagai digital company yang sudah sangat berpengalaman dalam mengimplementasikan solusi layanan digital serta menyediakan solusi digital yang lengkap secara end-to-end, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) siap mendukung transformasi digital perusahaan. Diantaranya berupa sistem automated fare collection yang mengintegrasikan sistem dan melakukan otomatisasi proses ticketing di layanan transportasi publik, meliputi ticket vending machine, point of sales system, pedestrian gate system, back-end system, web & mobile reservation, cashless payment integration, managed service consisting maintenance, operation serta repairment. Dengan adanya vending machine, pembelian tiket bisa dilayani melalui booth self-service yang meliputi ticket issuing sampai dengan contactless card top-up dengan interface yang user friendly, keandalan tinggi dan desain yang baik.

Perusahaan akan mendapatkan banyak benefit dengan adanya digitalisasi mulai dari proses pemesanan tiket sampai dengan kunjungan atau perjalanan yang dilakukan customer. Diantaranya mengurangi fraud karena semua proses dan transaksi tercatat secara sistem; analisis data pengunjung, pelaporan dan evaluasi dapat dilakukan secara real time; access control system untuk mengatur akses karyawan dan pengunjung serta meningkatkan keamanan; kemudian dapat berfungsi sebagai visitor registration system untuk mempermudah proses registrasi pengunjung yang terintegrasi dengan building security system.

Beberapa contoh implementasi layanan e-ticketing yang bisa dinikmati oleh masyarakat luas saat ini khususnya untuk layanan transportasi publik diantaranya sistem tiket elektronik Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang mengelola KRL Jabodetabek, LRT Jakarta, Airport Rail Bandara Link Soekarno Hatta serta Bandara Kualanamu.

Sistem e-ticketing PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mulai diterapkan sejak tahun 2009 yang melayani 1.000.000 penumpang setiap hari. Sistem ini merupakan salah satu konstituen yang merevolusi transportasi umum di Indonesia karena berhasil mengubah customer behaviour menjadi sangat tertib dan memberikan kenyamanan bagi para penggunanya. Selain penyediaan sistem, Telkom juga melakukan pemeliharaan, operasi dan perbaikan seluruh sistem. Begitu juga dengan sistem e-ticketing yang diimplementasikan pada Jakarta Propertindo LRT jalur Velodrome – Kelapa Gading, Soekarno-Hatta Rail Link serta Kualanamu Airport Rail Link yang memudahkan masyarakat untuk membeli tiket kereta tanpa menggunakan uang tunai.

Baru-baru ini, Telkom bekerja sama dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) juga memberikan kontribusinya mengubah wajah penyeberangan laut menjadi lebih modern. “Telkom menghadirkan solusi pemesanan dan pembayaran tiket hanya dalam 1 aplikasi terintegrasi yang bahkan mampu menampung hingga 200 transaksi per detik dengan dukungan infrastruktur jaringan dan data center yang kuat. Diharapkan ini dapat menjamin ketersediaan dan kecepatan layanan demi kenyamanan dan kemudahan pengguna transportasi kapal penumpang,” ujar Edi Witjara Direktur Enterprise and Business Telkom.

Telkom sebagai BUMN telekomunikasi akan terus berperan aktif dalam melakukan transformasi digital di Indonesia serta terus berupaya dalam memberikan manfaat untuk segala aspek kehidupan masyarakat demi terwujudnya Indonesia Maju.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan swa.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab swa.co.id.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement