Rabu 02 Sep 2020 16:09 WIB

JOOX Gandeng Penyanyi Muda Bawakan Lagu Era 2000-an

Penyanyi yang terlibat di antaranya Gen Halilintar, Mawar De Jongh, dan Lesti Kejora.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Qommarria Rostanti
Logo JOOX.
Foto: www.joox.com
Logo JOOX.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aplikasi streaming musik JOOX bersama Trinity Optima Production kembali memperkenalkan kekayaan musik Indonesia dari beberapa dekade silam. JOOX berinisiatif mengemas ulang lagu-lagu populer era 2000-an dan dibawakan oleh penyanyi muda.

Deretan penyanyi yang terlibat antara lain Gen Halilintar, Mawar Eva De Jongh, Lesti Kejora, dan sejumlah nama yang belum disebutkan. Tembang-tembang tersebut bisa diakses pada program "2000-an di JOOX" pada aplikasi, dan diperbarui setiap dua pekan.

Lagu pertama yang sudah rilis adalah "Dunia Menangis", dibawakan oleh seluruh anggota keluarga Gen Halilintar. Tembang itu semula dibawakan oleh Sherina dengan judul "Indonesia Menangis", sebagai pengingat bencana tsunami di Aceh 2004 silam.

Kini, dunia dilanda pandemi Covid-19 sehingga judul lagu disesuaikan menjadi "Dunia Menangis". Melalui lagu "Dunia Menangis", Gen Halilintar mengajak diri, keluarga, dan semua orang tetap semangat menghadapi kehidupan dan keadaan terkini.

Perwakilan keluarga, Sohwa Halilintar, menyebut keterlibatan itu sebagai kesempatan berharga. Dia mengatakan, lagu "Indonesia Menangis" memiliki makna sangat dalam bagi Gen Halilintar serta merepresentasikan isi hari mereka atas kondisi Indonesia.

Proses rekaman lagu juga cukup menantang karena beberapa anggota keluarga Gen Halilintar belum bisa kembali ke Indonesia. Namun, keterbatasan itu bukanlah hambatan untuk tetap bersemangat dalam berkarya dan produktif di segala situasi.

"Kami berharap lagu "Dunia Menangis" dapat dinikmati dan diterima dengan baik serta dapat menginspirasi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda untuk terus berkarya dan semangat dalam mengejar impian," kata Sohwa.

Kolaborasi merupakan bentuk komitmen JOOX untuk terus berinovasi dalam menghadirkan layanan hiburan yang relevan menyuarakan kata hati dan aspirasi anak muda. Deretan lagu legendaris era 2000-an diyakini juga membuat banyak orang bernostalgia.

Head of JOOX Indonesia, Peter May, mengatakan JOOX ingin mendukung musisi, kreator konten, serta seluruh pelaku industri kreatif Indonesia untuk terus menghasilkan karya berkualitas. "Kami berharap karya musik Indonesia tak akan lekang oleh waktu," kata dia lewat pernyataan resminya.

Trinity Optima Production, label yang menaungi seluruh figur kreatif "2000-an di JOOX" memberikan dukungan untuk program tersebut. Managing Director Trinity Optima Production, Yonathan Nugroho, sangat senang dapat berkolaborasi dengan JOOX.

Dia menyebut tahun 2000-an merupakan salah satu masa berkesan yang dirindukan banyak penikmat musik Indonesia. Banyak sekali musisi dan lagu ikonik berkualitas tercipta kala itu. "Kami harap kolaborasi ini dapat memperkaya koleksi musik Indonesia," kata Yonathan.

Sebelumnya, pada awal Agustus 2020, JOOX berkolaborasi dengan Maliq & D'Essential yang membawakan kembali single legendaris "Pertama" oleh Reza Artamevia dalam program "90-an di JOOX". Para pengguna JOOX juga menyambut hangat inisiatif tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement