Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Cendekiawan Muslim Turki Kutuk Pembakaran Alquran

Selasa 01 Sep 2020 12:26 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Muhammad Hafil

Cendikiawan Muslim Turki Kutuk Pembakaran Alquran. Foto: Pembakaran alquran di Malmo, Swedia memicu terjadinya kerusuhan.

Cendikiawan Muslim Turki Kutuk Pembakaran Alquran. Foto: Pembakaran alquran di Malmo, Swedia memicu terjadinya kerusuhan.

Foto: EPA
Kerusuhan di Swedia dipicu pembakaran Alquran.

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Sebuah kelompok Muslim global teratas, International Union for Muslim Scholars (IUMS) pada Senin (31/8) mengutuk penodaan Alquran baru-baru ini di Swedia.

"(Penodaan Alquran merupakan) hasutan untuk terorisme dan meremehkan nilai-nilai sakral," kata Sekretaris jenderal IUMS, Ali al-Qaradaghi lewat Facebook, dilansir dari Anadolu Agency, Selasa (1/9).

Pada protes anti-Islam pada Sabtu (29/8) di ibukota Oslo oleh kelompok sayap kanan Stop the Islamization of Norway (SION), seorang pengunjuk rasa merobek halaman-halaman Alquran dan meludahinya.

Pada Jumat lalu, di Malmo, Swedia, salinan Alquran juga dibakar oleh pendukung Rasmus Paludan, pemimpin partai sayap kanan Denmark Stram Kurs (Tight Direction).

Al-Qaradaghi juga mendesak umat Islam untuk mengikuti ajaran Islam secara ketat, dan tidak menanggapi ekstremisme dengan ekstremisme.

Mereka mendesak pihak berwenang untuk mengambil tindakan yang diperlukan, Al-Qaradaghi mengatakan, insiden itu tidak merugikan Alquran tetapi pelakunya.

Dia melanjutkan, tanggapan pertama atas insiden tersebut haruslah pembentukan konsensus Islam untuk mengikuti Alquran.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA