Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

PDIP akan Umumkan Penerus Risma Surabaya Besok

Selasa 01 Sep 2020 10:54 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha / Red: Ratna Puspita

Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto

Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto

Foto: Antara/Reno Esnir
Pengumuman calon wali kota Surabaya sempat tertunda akibat kendala teknis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berencana mengumumkan calon wali kota Surabaya pada, Rabu (2/9) besok. Pengumuman penerus Wali Kota Tri Rismaharini sempat tertunda akibat kendala teknis beberapa waktu lalu.

"Puncak pengumuman calon akan dilakukan dalam Rapat DPP PDI Perjuangan yang dinyatakan terbuka untuk umum dan dilakukan secara daring pada pukul 14.00 WIB," kata Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan, Selasa (1/9).

Baca Juga

Partai berlogo kepala banteng moncong putih itu menempatkan Surabaya sebagai panggung politik utama setelah Jakarta. Mereka berpandangan bahwa tidak hanya kota terbesar kedua Indonesia, tetapi telah menjadi kota sederet prestasi. 

"Surabaya sangat layak ditempatkan sebagai puncak pengumuman calon kepala daerah dan wakil kepala daerah PDI Perjuangan karena di kota inilah semangat nasionalisme dan patriotisme tumbuh subur," kata dia.

Hasto mengatakan, PDIP sangat berhati-hati dalam menentukan calon kepala daerah mereka di Surabaya. Dia berpendapat, kepemimpinan Risma bersama seluruh jajaran birokrasi dirasakan betul kehadirannya oleh masyarakat di kota tersebut.

Dia mengungkapkan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri juga telah mempertimbangkan dengan matang terkait calon pemimpin Surabaya. Dia mengatakan, ini mengingat sosok pimpinan itu bakal berkorelasi langsung terhadap kehidupan rakyat kecil hingga menentukan arah masa depan Surabaya.

Dia mengatakan, Surabaya yang telah hadir sebagai laboratorium politik dimana Pancasila begitu membumi. Lanjutnya, kesemuanya membentuk modal sosial sebagai benteng pertahanan rakyat agar Surabaya tidak jatuh ke tangan yang salah. 

"Hal itulah yang menyebabkan mengapa PDI Perjuangan begitu hati-hati. Bahkan demi tanggung jawab tersebut, pengumuman Kota Surabaya pun dilakukan secara khusus," katanya.

Salah satu calon kepala daerah yang bakal bersaing di Pilkada Surabaya adalah Machfud Arifin. Mantan kapolda Jawa Timur itu telah mendapatkan dukungan dari Golkar PKB, PPP, PKS, PAN, Gerindra dan Demokrat. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA