Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Anak Usia Tiga Tahun di Kalimantan Selatan Positif Covid-19

Senin 31 Aug 2020 19:14 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Covid-19 (ilustrasi). Seorang anak laki-laki terpapar virus corona dari kontak erat dengan pasien terkonfirmasi Covid-19 di  Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan.

Covid-19 (ilustrasi). Seorang anak laki-laki terpapar virus corona dari kontak erat dengan pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan.

Foto: www.freepik.com
Anak yang positif Covid-19 itu kini menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anak usia tiga tahun di Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan positif terpapar virus corona atau Covid-19. Juru Bicara Tanggap Darurat Covid-19 Kabupaten Barito Kuala Azizah Sri Widari di Barito Kuala, Senin mengatakan, pasien berjenis kelamin laki-laki itu semula berstatus kontak erat dengan pasien terkonfirmasi Covid-19.

"Anak tersebut kini menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Kecamatan Alalak," kata Azizah.

Menurut Azizah, selain ada penambahan satu pasien umur tiga tahun, periode ini juga ada satu pasien yang dinyatakan sembuh. Pasien itu adalah seorang laki-laki berusia 35 berasal dari Kecamatan Marabahan dengan inisial Btl-501.

"Pasien yang semula dalam pemantauan Tim Covid-19 Karantina Khusus Asrama Haji Banjarbaru itu setelah pulang diharapkan untuk menjalani isolasi mandiri 14 hari di rumah untuk menjaga kesehatan,” ucapnya.

Selain melaporkan pasien sembuh dan positif, Azizah yang juga kepala Dinas Kesehatan Batola itu juga menyampaikan hasil pantauan harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Batola. Hingga pukul 12.04 WITA, keseluruhan kasus Covid-19 yang terjadi di Bumi Ije Jela mencapai 751 kasus, terdiri dari suspek 13 orang, kontak erat 174 orang, dan kasus konfirmasi positif 564 orang.

Khusus terhadap 564 kasus konfirmasi, menurut Azizah, terdiri dari sembuh 418 orang, meninggal enam orang, isolasi mandiri 106 orang, dan dirawat 34 orang. Pasien dirawat di RSUD Abdul Aziz Marabahan satu orang. RSUD Ansari Saleh Banjarmasin dua orang, Karantina SKB Marabahan satu orang, RS Bhayangkara Banjarmasin empat orang, dan RSUD Ulin Banjarmasin dua oarng dan Karantina Provinsi 24 orang.


sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA