Selasa 01 Sep 2020 04:36 WIB

Kasus Covid-19 Meningkat Tajam di Kepri

Jumlah pasien positif Covid-19 di Kepri bertambah 68 orang dalam sehari

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih
Jumlah pasien positif Covid-19 di Kepri bertambah 68 orang dalam sehari. Ilustrasi.
Foto: AP/Ariana Cubillos
Jumlah pasien positif Covid-19 di Kepri bertambah 68 orang dalam sehari. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat jumlah pasien Covid-19 dalam pekan ini meningkat tajam. Ketua harian Tengku Said Arif Fadillah mengatakan jumlah pasien positif Covid-19 di wilayah itu bertambah 68 orang sehingga menjadi 1.024 orang.

"Selama ini belum pernah dalam sehari bertambah sampai 68 kasus," ujarnya yang juga Sekda Kepri.

Baca Juga

Arif mengatakan jumlah pasien Covid-19 di Batam meningkat tajam dibanding di Karimun, Bintan, dan Tanjungpinang. Jumlah kasus Covid-19 di Batam bertambah 59 orang dari 68 orang total pasien di Kepri pada hari ini.

Total pasien Covid-19 di Batam mencapai 661 orang, sementara yang sudah sembuh 377 orang, dan meninggal 31 orang. Jumlah kasus aktif di Batam 253 orang.

Sementara di Tanjungpinang pasien bertambah lima sehingga menjadi 174 orang dan di Bintan bertambah empat kasus sehingga menjadi 61 orang. Pasien Covid-19 di Tanjungpinang yang sudah sembuh 128 orang, sementara yang meninggal dunia empat orang. Jumlah kasus aktif di Tanjungpinang 42 orang.

Di Karimun tidak ada penambahan kasus Covid-19. Total kasus Covid-19 di Karimun mencapai 31 orang, 19 orang di antaranya sudah sembuh. "Di Lingga kasus Covid-19 hanya satu orang dan merupakan kasus lama. Lingga, Anambas, dan Natuna ditetapkan sebagai zona hijau," tuturnya.

Arif mengajak masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam memutus rantai penularan Covid-19. Caranya mudah yakni melakukan aktivitas dengan menaati protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak minimal satu meter saat berinteraksi, dan rajin mencuci tangan dengan sabun. "Batasi diri untuk ke luar daerah yang terjadi transmisi lokal penularan," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement