Senin 31 Aug 2020 10:50 WIB

Motor Dinaiki Tiga Wanita tak Berhelm Terobos Tol Japek

Motor masuk tol lantaran pengendara panik dikejar mobil tak dikenal.

Rep: Uji Sukma Medianti/ Red: Bilal Ramadhan
Kendaraan roda empat melintas di Jalan Tol Cikampek. ilustrasi
Foto: Republika/Yasin Habibi
Kendaraan roda empat melintas di Jalan Tol Cikampek. ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Pengendara sepeda motor nekat masuk jalan tol Jakarta-Cikampek pada Minggu (30/8). Akibat kelalaian itu, motor matik yang ditumpangi tiga orang wanita sekaligus tanpa menggunakan helm tersebut, mengalami kecelakaan di KM 8 arah Jakarta.

General Manager Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division,  Widiyatmiko Nursejati, menjelaskan, Jasa Marga sangat menyayangkan tindakan pengendara motor yang masuk dan menggunakan jalan tol hingga membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Berdasarkan keterangan pengendara motor, pengendara masuk melalui Gerbang Tol (GT) Bekasi Timur ke arah Cikampek kemudian pengendara putar balik ke arah Jakarta dan di Km 8 B Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta.

"Sepeda motor tersebut mengalami kecelakaan, jatuh karena tersenggol oleh Kendaraan Pajero di Lajur 4," kata Widiyatmoko, dalam keterangan tertulis, Senin (31/8).

Berdasarkan kronologis dan keterangan pengendara motor, yang bersangkutan panik karena merasa dikejar mobil tidak dikenal. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.

Satgas Kamtib Jalan Tol-Jakarta Cikampek turut mengejar dan mengamankan tiga orang tersebut. Larangan motor masuk ke dalam jalan tol dibuat demi keselamatan pengendara sepeda motor yang bersangkutan.

"Jalan tol itu hanya diperuntukkan untuk kendaraan roda empat. Akan berbahaya sekali jika motor masuk ke dalam jalan tol karena jalan tol didesain untuk kecepatan tinggi. Rambu-rambu larangan masuk telah kami pasang di setiap akses masuk tol,” tegas Widiyatmiko.

Jika motor masuk tol, maka seperti yang terjadi, pengendara tersebut akan dikejar untuk kemudian digiring ke pintu keluar baik oleh Petugas Layanan Jalan Tol, Satgas Kamtib hingga Patroli Jalan Raya (PJR) dan akan dikenakan tindakan hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Humas Tol Jakarta-Cikampek, Hendra Damanik, menyebut tiga orang korban sudah dijemput oleh keluarganya di Gerbang Tol Bekasi Barat.

Dia menyebut, kendaraan masuk tol lantaran pengendara panik dikejar oleh mobil yang tak mereka kenal. "Tindakan yang diambil kepolisian sudah mendata identitas pengemudi kendaraan yang mengalami laka lantas dan membuat laporan," tutur dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement