Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Top 5 News: Gejala Covid, Anwar Sadat Hingga Alquran Dibakar

Senin 31 Aug 2020 06:03 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Pembakaran Alquran di Swedia picu kerusuhan.

Pembakaran Alquran di Swedia picu kerusuhan.

Foto: Welt News
Pembakaran Alquran memicu kerusuhan di Swedia menguasai daftar top 5 news.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setidaknya ada enam tanda seseorang terpapar Covid-19 tanpa ia sadari. Salah satunya adalah kehilangan indra perasa dan penciuman.

Informasi dalam berita berjudul 6 Tanda Anda Pernah Terkena Covid-19 tanpa Sadar yang dimuat Republika.co.id pada Ahad (30/8), menjadi berita paling banyak dibaca. Berita ini mengungguli empat berita lainnya, termasuk dua berita soal pembakaran Alquran di Swedia yang memicu kerusuhan besar di bumi Skandinavia tersebut.

Berikut top 5 news Republika.co.id yang sudah kami rangkum untuk Anda:

a1. 6 Tanda Anda Pernah Terkena Covid-19 tanpa Sadar
JAKARTA -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa sekitar 80 persen kasus Covid-19 hanya bergejala ringan atau bahkan tak bergejala. Hal ini kerap membuat sebagian orang tidak sadar bahwa mereka sudah terinfeksi.

Ahli mengungkapkan ada beberapa tanda yang dapat menjadi petunjuk bahwa seseorang mungkin sedang atau pernah terkena Covid-19 tanpa sadar. Berikut ini adalah keenam tanda tersebut, seperti dilansir Women's Health.

Baca berita selengkapnya disini.

2. Detik Pembunuhan Anwar Sadat: Kalian adalah Pengkhianat!
Mengapa Presiden Mesir Jenderal Besar Anwar Sadat harus dibunuh pada pesta kemenangan perang terhadap Israel? 

Pada 6 Oktober 1981 Rakyat Mesir bersiap menyambut peringatan hari kemenangan dalam perang Yom Kippur dengan Israel 1973 dengan melakukan parade militer tahunan. Parade tentara ini diikuti kepala negara dan para panglima angkatan bersenjata.

photo
Hosni Mubarak saat masih menjabat Wakil Presiden, berdampingan dengan Presiden Anwar Sadat (6 Januari 1981) - (AP)
Sang presiden Jenderal Besar Anwar Sadat dengan pakaian kebesaran militer duduk di podium utama bersama sejumlah pimpinan militer. Tapi, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini, menurut istrinya, Jihan Sadat, Presiden Mesir, itu tidak mengenakan rompi antipeluru di bagian dalam baju militernya. 

Baca berita selengkapnya disini.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA