Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Kemahasiswaan UGM Kembali Nomor Wahid

Jumat 28 Aug 2020 21:47 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Ilham Tirta

Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM).

Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM).

Foto: Antara/Andreas Fitri Atmoko
UGM telah meraih peringkat pertama kemahasiswaan dalam empat tahun terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menempati peringkat pertama bidang kemahasiswaan klasterisasi nasional 2020. Raihan itu sudah diumumkan Kemendikbud dan menjadi prestasi yang mampu diraih UGM beberapa tahun terakhir.

"Tahun ini kembali meraih peringkat satu klasterisasi bidang kemahasiswaan tingkat nasional kategori perguruan tinggi non-vokasi dengan skor 75,29," kata Direktur Kemahasiswaan UGM, Dr R Suharyadi, Jumat (28/8).

Sejak Sistem Pemeringkatan Kemahasiswaan Nasional (Simkatmawa) diluncurkan 2017, UGM dinobatkan sebagai perguruan tinggi terbaik nasional pengelolaan bidang kemahasiswaan. Artinya, selama empat tahun UGM jadi terbaik nasional.

Untuk itu, Suharyadi mengaku bersyukur sekaligus bangga atas pencapaian yang berhasil diperoleh. Hasil itu merupakan prestasi seluruh mahasiswa UGM lewat kegiatan komunitas, kompetisi mahasiswa, UKM, dan organisasi mahasiswa lain.

"Harapannya, ke depan mahasiswa dapat terus aktif dan kreatif dalam prestasi di segala bidang dan tidak cepat berpuas diri karena mempertahankan prestasi itu selalu lebih sulit dari saat meraihnya," ujar Suharyadi.

Kasubdit Kreativitas Mahasiswa Ditmawa UGM dan peninjau Simkatmawa nasional, Dr Suherman menambahkan, terdapat sejumlah parameter yang jadi pertimbangan dalam pemberian skor. Di antaranya, aspek institusi dan aspek non-lomba.

"Seperti pengabdian, kewirausahaan, rekognisi, dan lainnya. Lalu, aspek lomba atau kompetisi non-Belmawa dan aspek lomba atau kompetisi Belmawa," kata Suherman.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA