Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

MUI: Rencana Vaksin Covid-19 Halal Masih Koordinasi

Jumat 28 Aug 2020 14:49 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Ani Nursalikah

MUI: Rencana Vaksin Covid-19 Halal Masih Koordinasi. Petugas menyuntikan vaksin kepada relawan saat uji klinis Vaksin COVID-19, Bandung, Jawa Barat.

MUI: Rencana Vaksin Covid-19 Halal Masih Koordinasi. Petugas menyuntikan vaksin kepada relawan saat uji klinis Vaksin COVID-19, Bandung, Jawa Barat.

Foto: NOVRIAN ARBI/ANTARA FOTO
Belum ada produsen vaksin Covid-19 yang mengajukan produknya ke LPPOM.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Instruksi Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang meminta percepatan produksi vaksin virus corona jenis baru (Covid-19) halal coba diterjemahkan. Namun demikian, realita di lapangan ditemukan proses tersebut baru mencapai tahapan koordinasi.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Fatwa Huzaemah Y Tanggo mengatakan masih menunggu hasil audit dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM). Namun hingga kini, belum ada produsen vaksin Covid-19 yang mengajukan produknya ke LPPOM.

“Harus yang memproduksi itu mengajukan ke LPPOM, baru LPPOM periksa, dan setelahnya dibawa ke Komisi Fatwa MUI. Tapi ini kan baru koordinasi-koordinasi saja di media, secara tertulisnya belum,” kata Huzaemah saat dihubungi Republika.co.id, Jumat (28/8).

Baca Juga

photo
Mengapa Vaksin Itu Penting? - (UGM)
Huzaemah menjelaskan, apabila produk yang diajukan telah masuk ke LPPOM MUI, maka proses audit dan penelitian pun dilaksanakan. Dari hasil audit itulah, produk vaksin tersebut baru diajukan ke Komisi Fatwa MUI untuk disidangkan fatwa halal atau tidaknya.

Karena belum adanya kepastian produk yang masuk untuk diteliti, kata dia, maka sertifikasi vaksin Covid-19 belum dapat ditentukan kapan akan terealisasi. Namun, ia menegaskan vaksin tersebut nantinya harus melewati Komisi Fatwa MUI sebagai lembaga yang berwenang mengeluarkan fatwa halal.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA