Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Lagi, Malaysia Bawa Pulang 9 Jamaah Tabligh dari India

Kamis 27 Aug 2020 12:00 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Muhammad Hafil

Lagi, Malaysia Bawa Pulang 9 Jamaah Tabligh dari India. Foto: Anggota Jamaah Tabligh menunggu bus yang akan membawa mereka ke fasilitas karantina di Nizamuddin, New Delhi, India, Selasa (31/3). Jamaah Tabligh tetap menggelar pertemuan di tengah kekhawatiran meluasnya penyebaran virus corona.

Lagi, Malaysia Bawa Pulang 9 Jamaah Tabligh dari India. Foto: Anggota Jamaah Tabligh menunggu bus yang akan membawa mereka ke fasilitas karantina di Nizamuddin, New Delhi, India, Selasa (31/3). Jamaah Tabligh tetap menggelar pertemuan di tengah kekhawatiran meluasnya penyebaran virus corona.

Foto: REUTERS/Adnan Abidi
Malaysia pulangkan anggota Jamaah Tabligh dari India.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Sebanyak sembilan orang anggota Jamaah Tabligh asal Malaysia telah kembali ke negaranya setelah sekian lama tertahan di India karena penguncian wilayah yang diterapkan. Para Jamaah Tabligh itu terbang meninggalkan Kalkota, India dengan maskapai Air India Express.

Sembilan orang itu merupakan kelompok keempat yang berhasil dibawa pulang Pemerintah Malaysia. Sehingga dari total 189 anggota jamaah tabligh asal Malaysia yang terkendala pulang akibat karantina wilayah di India, sebanyak 124 orang Jamaah Tabligh sudah berhasil dibawa kembali ke Malaysia.

"Sebelumnya sebanyak 115 orang sudah dipulangkan melalui tiga misi bantuan kemanusiaan dan bantuan bencana yaitu pada 17,22 dan 29 Juli. Semua warga Malaysia yang dibawa pulang harus menjalani karantina mandiri selama 14 hari di pusat karantina yang ditetapkan pemerintah," kata Wakil Menteri Luar Negeri Malaysia, Datuk Kamarudin Jaffar seperti dilansir Bernama pada Kamis (27/8).

Kamaruddin jaffar mengungkapkan bahwa kesembilan orang itu sudah menjalani karantina yang ditetapkan pemerintah India sejak 1 April dengan pengawasan otoritas India di rumah haji Kalkota. Ia mengatakan hingga saat ini masih terdapat 65 orang anggota jamaah tabligh asal Malaysia yang masih berada di India. Dari jumlah itu, sebanyak 13 orang berada di New Delhi dan menunggu pembebasan dan izin pulang dari pemerintah India.

Sedangkan beberapa orang sisanya berada di provinsi Bihar, Jharkhand, Telangana, Tamil Nadu, Maharashtra dan sedang menjalani karantina. Kamarudin mengatakan sejalan dengan komitmen pemerintah untuk membantu anggota Jamaah Tabligh yang masih terdampar di India, kementerian luar negeri Malaysia melalui perwakilan di India akan terus memantau masalah tersebut dengan seksama dan memberikan bantuan konsuler yang sesuai untuk memastikan hak dan kesejahteraan mereka terlindungi.

“Kementerian akan terus mengoordinasikan upaya untuk membawa pulang anggota tabligh yang masih terlantar  dengan segera dan selamat,” tambahnya. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA