Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Jaga Daya Tahan Tubuh Agar Terhindar dari DBD

Rabu 26 Aug 2020 10:06 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Nyamuk demam berdarah. Untuk mencegah terkena DBD, masyarakat perlu untuk membersihkan lingkungan sekitar mereka tinggal dan menjaga daya tahan tubuh.

Nyamuk demam berdarah. Untuk mencegah terkena DBD, masyarakat perlu untuk membersihkan lingkungan sekitar mereka tinggal dan menjaga daya tahan tubuh.

Foto: AP
Selain menghadapi pandemi Covid-19, masyarakat juga dihadapkan dengan DBD.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dokter spesialis anak, dr Dominicus Husada SpA menyerukan masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh, terutama pada musim pancaroba. Ia menyebutkan memelihara daya tahan tubuh sangat penting untuk mencegah demam berdarah dengue (DBD).

"Daya tahan tubuh penting agar terhindar dari infeksi virus dengue yang dibawa oleh nyamuk," kata  Dominicus dalam webinar yang disenggarakan Lifepack dan Jovee bertemakan pemberantasan demam berdarah di Jakarta, Selasa.

Langkah pencegahan DBD ini penting mengingat sejumlah kota di Indonesia, termasuk DKI Jakarta, tengah berperang menghadapi pandemi Covid-19. Mengutip data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kasus demam berdarah dengue (DBD) hingga bulan Juli 2020 telah mencapai 71.633 kasus dengan angka kematian mencapai 459 kasus.

Dominicus menjelaskan, ada empat unsur yang membuat penyakit ini bisa menular ke banyak orang yakni, virus dengue, nyamuk Aedes aegypti, manusia, dan lingkungan sekitar. Ia mengingatkan, diperlukan berbagai persiapan untuk mencegah DBD.

“Untuk mencegah terkena DBD, masyarakat perlu untuk membersihkan lingkungan sekitar mereka tinggal," tuturnya.

Akan tetapi, membersihkan lingkungan dan rumah saja tidak cukup. Harus ada upaya pencegahan lain agar nyamuk tidak berkembang biak di rumah, seperti memakai obat nyamuk, losion antinyamuk, dan lain sebagainya.

Di samping itu, menurut Dominicus, penting juga untuk melakukan berbagai pencegahan penyakit DBD dengan melakukan gerakan 3M, yaitu Menguras, Menutup, dan Mengubur barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

"Selain memperhatikan lingkungan, tetap perlu memenuhi asupan untuk tubuh agar daya tahan tubuh tetap terjaga," ujarnya.

Ahli nutrisi Jovee Kelvin Halim mengungkapkan tip agar terhindar dari penyakit dengan melakukan beberapa cara untuk menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan sehari-hari. Ia menyebut, penting sekali untuk mengonsumsi makanan beragam dan seimbang.

"Makanan dengan sayur, buah, serta protein dan lemak yang mampu mencukupi kebutuhan nutrisi sehari-hari. Beberapa nutrisi seperti vitamin B, C, D, zink, protein, dan zat besi sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh dan mengoptimalkan sistem imun tubuh," kata Kelvin.

Selain itu, Kelvin mengingatkan untuk memastikan makanan yang dimasak dalam keadaan matang dan bersih. Dengan begitu, tidak ada kuman atau bakteri yang mudah hinggap dalam makanan.

"Kita dianjurkan mengonsumsi sayur dan buah minimal sebanyak empat hingga lima porsi sehari. Namun, jika hal tersebut tidak dapat terpenuhi, masyarakat bisa mengonsumi suplemen multivitamin yang dapat memenuhi asupan tersebut,” ujar Kelvin.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA