Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Koeman Klaim Suarez tak Masuk Rencana Barcelona

Selasa 25 Aug 2020 14:24 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto

Penyerang Barcelona Luis Suarez.

Penyerang Barcelona Luis Suarez.

Foto: EPA-EFE/ALBERTO ESTEVEZ
Musim ini, Suarez memang gagal menunjukkan performa impresif bersama Barca.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, akan melakukan perombakan besar di dalam timnya untuk mengarungi musim kompetisi 2019/2020. Kini, setelah melakukan diskusi dengan para pemain, Koeman mengeklaim Luis Suarez tidak masuk dalam bagian Los Azulgrana.

Stasiun radio Catalan RAC1 dikutip Marca, Selasa (25/8), melaporkan pada hari Senin bahwa Koeman telah memberi tahu Suarez tentang keputusannya melalui panggilan telepon. Pelatih asal Belanda ini berencana mencari cara untuk mengeluarkannya dari Estadio Camp Nou.

photo
Pelatih Barcelona Ronald Koeman - (EPA-EFE/Alejandro Garcia)

Mantan top skorer Liverpool itu memiliki sisa satu tahun kontrak bersama Barca. Namun ada opsi untuk musim berikutnya yang akan menjadi aktif jika ia memainkan sejumlah pertandingan pada musim 2020/2021.

Musim ini, Suarez memang gagal menunjukan performa impresif bersama Barca. Tercatat, penyerang asal Uruguay hanya mencatat 21 gol dan 12 assist. Jumlah itu menurun dibandingkan musim 2018/2019 kala Suarez bisa membuat 25 gol dan 13 assist.

Faktor kebugaran dan kerap diterpa cedera menjadi masalah untuk Suarez musim ini. Cedera lutut membuat Suarez harus absen membela Barca selama 14 pertandingan.

Itu tampaknya menjadi langkah besar pertama Koeman sejak mengambil peran pelatih utama bersama Los Cules. Meskipun, sedikit yang mengantisipasi bahwa Suarez akan menjadi tokoh kunci dalam arah apa pun yang dipilih Los Cules.

Di sisi lain, kesebelasan asal Belanda Ajax Amsterdam diklaim tertarik untuk mengamankan penyerang 33 tahun itu. Sebelumnya, Suarez sempat berseragam Ajax pada 2007/2008 dan sukses membawa de Joden menjuarai Eredivise Belanda musim 2010/2011.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA