Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Ratusan Orang Terjaring Razia Masker di Kota Depok

Selasa 25 Aug 2020 03:03 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Bayu Hermawan

Masker (ilustrasi).

Masker (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com
Ratusan orang terjaring razia masker yang dilakukan Satpol PP Kota Depok

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Satpol PP Kota Depok kembali menggelar Operasi Gerakan Depok Bermasker. Sebanyak 185 orang ditindak karena kedapatan mengabaikan protokol kesehatan dengan tak memakai masker. Razia digelar di empat titik operasi di Kota Depok yakni di Cinere, Pancoran Mas dan di dua tempat di Sukmajaya.

"Sebanyak 185 orang ditindak karena tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah," ujar Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny di Balai Kota Depok, Senin (24/8).

Dia merinci, untuk lokasi operasi di Jalan Bukit Cinere, Kecamatan Cinere terdapat 48 pelanggar dengan keterangan sanksi sosial 33 orang dan sanksi administrasi 15 orang, di depan Apotek Siliwangan Kecamatan Pancoran Mas terdapat 22 pelanggar dengan keterangan sanksi sosial 18 orang dan sanksi administrasi 4 orang.

Baca Juga

Kemudian, lokasi operasi di pertigaan Jalan Raya Proklamasi Kecamatan Sukmajaya terdapat 95 pelanggar dengan keterangan sanksi sosial 50 orang dan sanksi administrasi 45 orang. Untuk di Simpang Juanda ada 20 pelanggar dengan keterangan sanksi sosal 17 dan sanksi administrasi 3 orang. 

"Razia masker kembali digelar karena semakin meningkatnya penularan virus Corona (Covid-19) dalam seminggu ini di Kota Depok," jelas Lienda. 

Kepala Bidang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum, Satpol PP Kota Depok, Mohammad Fahmi mengatakan, mereka yang tidak menggunakan masker di tempat umum didenda senilai Rp 50 ribu. Denda sesuai dengan Peraturan Wali (Perwal) Kota Depok Nomor 37 Tahun 2020. 

"Sanksi bagi pelanggar untuk hari ini seluruhnya sama, yaitu senilai Rp 50 ribu," tegasnya. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA