Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Menteri Irlandia Mundur karena Langgar Pembatasan Covid-19

Sabtu 22 Aug 2020 01:53 WIB

Red: Nur Aini

Peta Irlandia

Peta Irlandia

Pelanggaran aturan pembatasan Covid-19 oleh menteri Irlandia picu kemarahan publik

REPUBLIKA.CO.ID, DUBLIN -- Perdana Menteri Irlandia Micheál Martin, Jumat (21/8), menerima surat pengunduran diri Menteri Pertanian Dara Calleary setelah ia melanggar aturan pembatasan Covid-19 dengan menghadiri sebuah acara sosial yang sempat memancing kemarahan publik.

Calleary pada Kamis malam (20/8) meminta maaf kepada publik karena ia menghadiri acara santap malam yang diadakan oleh komunitas golf parlemen Irlandia. Ia menghadiri acara itu sehari setelah pemerintah menetapkan aturan pembatasan ketat untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Irlandia merupakan salah satu negara yang menetapkan aturan ketat di Eropa. Rakyat Irlandia banyak mengkritik kebijakan pemerintah karena kerap bertentangan satu sama lain, serta sosialisasi aturan yang buruk.

Baca Juga

Pemerintah telah membatasi pertemuan di dalam ruangan maksimal dapat dihadiri oleh enam orang. Namun, lebih dari 80 orang, termasuk Komisioner Dagang Eropa Phil Hogan dan politisi lainnya, menghadiri karyawisata yang diadakan oleh komunitas golf. Acara itu digelar satu hari setelah Calleary bersama menteri-menteri lainnya mengumumkan kebijakan pembatasan baru.

"Kehadiran dia pada acara itu salah dan dia membuat keputusan tidak tepat. Saya telah menerima surat pengunduran dirinya. Dia telah membuat keputusan yang tepat untuk negara ini," kata PM Micheál Martin lewat pernyataan tertulisnya.

"Seluruh rakyat Irlandia telah membuat pengorbanan yang personal dan sulit dalam kehidupan bersama keluarganya serta pekerjaan mereka hanya demi mematuhi aturan pembatasan Covid-19. Acara itu (karyawisata) tidak seharusnya digelar sebagaimana itu terjadi," kata PM Martin.

Ungkapan maaf yang disampaikan Calleary di media sosial Twitter dibalas oleh hampir 2.000 pengguna dalam waktu dua jam. Banyak dari mereka marah karena tidak dapat menghadiri upacara pemakaman keluarga, membatalkan jadwal liburan, dan pernikahan karena pembatasan terkait pandemi.

Koran The Irish Times mengutip keterangan seorang saksi yang mengatakan bahwa para peserta acara karyawisata tidak memakai masker dan menjaga jarak. Bahkan, mereka berjabat tangan satu sama lain.

Calleary ditunjuk sebagai menteri pertanian bulan lalu saat pendahulunya dipecat karena skandal mabuk sambil mengemudi. Pendahulunya itu dipecat saat baru bergabung dengan koalisi baru pemerintahan Martin selama dua minggu.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA