Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Meksiko Bakal Uji 2.000 Dosis Vaksin Covid-19 Rusia

Jumat 21 Aug 2020 17:18 WIB

Red: Ani Nursalikah

Meksiko Bakal Uji 2.000 Dosis Vaksin Covid-19 Rusia. Dalam foto dari Russian Direct Investment Fund, (6/8), tampak vaksin baru dari Nikolai Gamaleya National Center of Epidemiology and Microbiology di Moskow, Rusia. Negara Rusia, Selasa (11/8), mengumumkan menjadi negara pertama yang menyetujui penggunaan vaksin Covid-19 untuk puluhan ribu warganya. Pengembangnan vaksin Rusia padahal dianggap belum selesai di level uji klinis.

Meksiko Bakal Uji 2.000 Dosis Vaksin Covid-19 Rusia. Dalam foto dari Russian Direct Investment Fund, (6/8), tampak vaksin baru dari Nikolai Gamaleya National Center of Epidemiology and Microbiology di Moskow, Rusia. Negara Rusia, Selasa (11/8), mengumumkan menjadi negara pertama yang menyetujui penggunaan vaksin Covid-19 untuk puluhan ribu warganya. Pengembangnan vaksin Rusia padahal dianggap belum selesai di level uji klinis.

Foto: Alexander Zemlianichenko Jr/ Russian Direct
Meksiko ingin melakukan uji coba vaksin tahap tiga.

REPUBLIKA.CO.ID, MEXICO CITY -- Meksiko akan menerima sedikitnya 2.000 dosis calon vaksin Covid-19 buatan Rusia, yang disebut Sputnik V untuk diuji coba di dalam negeri, kata pejabat tinggi Pemerintah Meksiko, Kamis (20/8).

"Meksiko ditawari sedikitnya 2.000 dosis vaksin untuk memulai pengujian di Meksiko, yang merupakan kabar baik sebab kami sekali lagi menunda waktu," kata Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard.

Pada Rabu (19/8), pemerintah Meksiko mengatakan kepada Rusia bahwa ingin melakukan uji coba vaksin tahap tiga. Langkah itu sebagai bagian dari upaya mengamankan pasokan awal obat ampuh guna mengendalikan pandemi Covid-19.

Baca Juga

Pengujian massal vaksin Covid-19 Rusia untuk mengantongi persetujuan regulator domestik akan melibatkan lebih dari 40 ribu partisipan dan akan diawasi oleh badan riset asing ketika dimulai pekan depan, kata pihak pendukung proyek tersebut, Kamis. Vaksin Covid-19 buatan Rusia itu dinamai Sputnik V sebagai bentuk penghormatan bagi satelit pertama dunia yang diluncurkan oleh Uni Soviet.

Pemerintah Presiden Andres Manuel Lopez Obrador sedang berupaya memiliki vaksin manjur sesegera mungkin di Meksiko. Pemerintahannya telah sepakat membantu memproduksi calon vaksin yang sedang dikembangkan oleh Astra Zeneca Brazil dan Oxford University untuk didistribusikan ke pasar Amerika Latin.

Meksiko juga sedang bersiap melakukan uji coba tahap akhir calon vaksin buatan perusahaan AS Johnson & Johnson dan dua perusahaan asal China. Hingga kini, Meksiko telah melaporkan 537.031 kasus Covid-19 dan 58.481 kematian, jumlah korban jiwa Covid-19 tertinggi ketiga di dunia.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA