Friday, 27 Zulhijjah 1442 / 06 August 2021

Friday, 27 Zulhijjah 1442 / 06 August 2021

Kasus Covid-19 di Indramayu Kembali Bertambah

Jumat 21 Aug 2020 09:53 WIB

Rep: Lilis sri handayani/ Red: Esthi Maharani

Tes swab (ilustrasi).

Tes swab (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com
Dua ibu rumah tangga dan satu petugas keamanan terkonfirmasi positif Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu kembali bertambah. Kali ini, penambahan sebanyak tiga orang.

‘’Ketiganya terdiri dari dua ibu rumah tangga (IRT) dan satu petugas keamanan,’’ ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Jumat (21/8).

Adapun ketiga pasien tersebut yakni Ny L (38 tahun) seorang ibu rumah tangga dari Kecamatan Kedokan Bunder, Ny S (57 tahun) IRT dari Kecamatan Haurgeulis, dan Tn E (38 tahun) asal Kecamatan Bongas, yang bekerja sebagai petugas keamanan di salah satu mall di Jakarta.

Deden menjelaskan, pasien Ny L pada awal Agustus berkunjung ke RSUD Arjawinangun Cirebon untuk melakukan chek up dengan keluhan sakit perut. Pasien kemudian dilanjutkan dengan tindakan CT-Scan di RS Mitra Plumbon dan dinyatakan Apendisitis Akut.

Selanjutnya, pasien pada 8 Agustus 2020 datang ke Puskesmas Kedokan Bunder untuk membuat rujukan tindakan operasi APP. Pada 10 Agustus 2020, pasien mengunjungi RS Pertamina Cirebon dan  dilakukan rapid test dengan hasil reaktif.

Pasien kemudian dilakukan pengambilan swab pada 12 Agustus 2020 di Labkesda Indramayu. Hasil swab keluar pada 18 Agustus 2020 dan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

‘’Saat ini pasien sudah masuk ruang isolasi RSUD. Kontak Erat ada sembilan orang, dan akan dilakukan tracing kasusnya,’’ tukas Deden.

Sementara itu, untuk pasien Ny S, masuk ke RSUD Indramayu pada 16 Agustus 2020 dan merupakan rujukan dari RSBI Losarang dengan rapid reaktif dan diagnosa CKD. Pasien tidak ada riwayat perjalanan keluar kota, namun ada kontak dengan anaknya yang baru pulang dari Jakarta pada 14 Agustus 2020.

Pasien kemudian dilakukan pengambilan swab dan hasilnya keluar pada 19 Agustus 2020 yang menyatakan positif terkonfirmasi Covid-19.

‘’Saat ini pasien telah diberikan tindakan HD. Namun untuk kontak erat belum terdata secara akurat,’’ terang Deden.

Untuk pasien Tn E, merupakan seorang petugas keamanan di salah satu mall di Jakarta yang mendapat ijin cuti dan pulang ke Indramayu. Namun, yang bersangkutan mengalami kecelakaan lalu lintas motor.

Yang bersangkutan pun dilarikan ke IGD RSUD Indramayu pada 16 Agustus 2020 dengan diagnosa Open Fraktur Cruris Sinistra akibat kecelakaan tersebut. Pasien pun dilakukan rapid test dengan hasil reaktif.

Pasien kemudian masuk ruang isolasi pada 17 Agustus 2020 dan dilakukan tes swab. Hasil swab keluar pada 19 Agustus 2020 dan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

‘’Saat ini untuk kontak erat yang terdata baru ada dua orang,’’ terang Deden.

Sementara itu, dengan penambahan tiga kasus baru tersebut, maka total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu hingga Kamis (20/8) mencapai 66 kasus. Dari jumlah tersebut, delapan pasien masih menjalani perawatan, 52 orang sembuh dan enam orang meninggal dunia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA