Friday, 26 Syawwal 1443 / 27 May 2022

Microsoft Teams Hentikan Dukungan untuk Internet Explorer 11

Rabu 19 Aug 2020 10:05 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Dwi Murdaningsih

Microsoft

Microsoft

Foto: EPA
Teams tidak akan lagi mendukung Internet Explorer 11 mulai 30 November 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Microsoft menjelaskan aplikasi website Microsoft Teams tidak akan lagi mendukung Internet Explorer 11 mulai 30 November 2020. Penjelasan itu ada di dalam sebuah unggahan blog.

Aplikasi dan layanan Microsoft 365 yang tersisa akan menghentikan dukungan untuk browser tahun depan. Gantinya adalah Microsoft Edge, peramban baru yang mengandalkan perangkat lunak sumber terbuka Chromium.

Baca Juga

Chromium dikembangkan oleh Google untuk Chrome. Ini akan memberikan Edge lebih banyak fitur daripada Internet Explorer. Namun, versi Edge yang lebih lama (yang tidak menggunakan Chromium) juga akan dihapus pada 9 Maret 2021.

Dilansir dari Independent, Rabu (19/8), dengan banyak situs web dan aplikasi yang masih menggunakan Internet Explorer, Microsoft berusaha menghindari dua peramban aktif sekaligus. Perusahaan mengatakan dengan mode Internet Explorer Legacy  berarti pengguna dapat menggunakan satu browser untuk menikmati layanan terbaik dari web modern dengan lancar di satu tab, sambil mengakses aplikasi Internet Explorer 11 lama yang penting bagi bisnis di tab lain.

Penutupan Internet Explorer dan browser non-Chromium Microsoft, telah terjadi selama bertahun-tahun. Internet Explorer 8,9 dan 10 dihentikan pada 2016, sedangkan Microsoft Edge diperkenalkan satu tahun sebelumnya pada 2015.

Perpindahan ke Chromium untuk browser Microsoft, dibandingkan dengan browser milik sebelumnya, memiliki konsekuensi yang lebih besar untuk masa depan internet terbuka. Kekhawatiran tersebut menjadi lebih mendesak dalam beberapa bulan terakhir karena, antara lain, perselisihan antara pemerintah Amerika Serikat (AS) dan TikTok.

Chromium sekarang menjadi dasar dari Google Chrome, Microsoft Edge, Brave, Vivaldi, Avast Secure Browser dan Opera. Artinya, Google memiliki pengaruh lebih besar dalam hal fitur yang dikembangkan, praktik yang diterima dan masalah kegunaan mana yang dianggap penting.

Meskipun demikian, peramban Edge baru menyertakan berbagai fitur yang membedakannya dari yang lain, seperti Google Chrome. Ini termasuk mengaktifkan perlindungan pelacakan secara default, yang memblokir iklan dan hampir semua kode pelacakan pihak ketiga.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA