Rabu 19 Aug 2020 01:35 WIB

Mentalitas RB Leipzig Diuji PSG

Leipzig bukan tim langganan tampil di Liga Champions.

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Agung Sasongko
Tyler Adams dari Leipzig mencetak gol kedua timnya selama pertandingan perempat final Liga Champions antara RB Leipzig dan Atletico Madrid di stadion Jose Alvalade di Lisbon, Portugal, Kamis, 13 Agustus 2020.
Foto: AP/Miguel A. Lopes/POOL EPA
Tyler Adams dari Leipzig mencetak gol kedua timnya selama pertandingan perempat final Liga Champions antara RB Leipzig dan Atletico Madrid di stadion Jose Alvalade di Lisbon, Portugal, Kamis, 13 Agustus 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, LISBON -- Semifinal Liga Champions antara RB Leipzig melawan Paris Saint-Germain (PSG) akan berlangsung, di Stadion Da Luz, Lisbon, Portugal, Rabu (19/8) dini hari WIB. Laga ini bak langit dan bumi.

Leipzig bukan tim bertabur bintang dan miskin pengalaman di Liga Champions. Sementara, PSG hampir setiap tahun menjadi wakil Prancis di kompetisi paling bergengsi di Benua Biru.

Baca Juga

Selain itu, mereka juga dihuni oleh pemain-pemain kelas wahid seperti Neymar, Kylian Mbappe, Angel Di Maria dan Mauro Icardi. Lolosnya Leipzig ke semifinal mengejutkan banyak pecinta sepakbola.

Dalam sejarah Liga Champions, Leipzig bukan tim langganan tampil di kompetisi ini. Dan tim ini juga baru berdiri pada 2009 lalu namun mampu menunjukkan mental baja.

Gelandang Leipzig, Tyler Adams mengatakan timnya berlaga di Liga Champions bermodalkan mental yang kuat. Tim tak menunjukkan memiliki rasa takut berkat pelatih mereka, Julian Nagelsmann yang juga pemberani. Saat ini, pemain asal Amerika Serikat bertekad membawa Leipzig mencapai partai puncak.

“Bagi saya mencapai final akan menjadi pencapaian yang luar biasa. Tetapi mentalitas yang kita semua miliki adalah jika Anda telah berhasil sejauh itu, Anda tidak ingin pulang dengan tangan kosong.  Jika itu terjadi, kita semua akan kagum,” kata Adams, dilansir dari laman resmi Bundesliga, Senin (17/8).

Ia juga tak takut menghadapi deretan pemain bintang PSG seperti Neymar dan Mbappe. Menurutnya, mental kuat yang sudah dimiliki oleh rekan-rekannya akan mampu mengalahkan tim raksasa sepakbola Prancis tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement