Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Kebakaran Hutan Mulai Landa Gunung Ciremai

Selasa 18 Aug 2020 10:35 WIB

Rep: Lilis Handayani/ Red: Dwi Murdaningsih

Kebakaran hutan. Ilustrasi

Kebakaran hutan. Ilustrasi

Foto: AP / Noah Berger
Saat ini, area kebakaran di Ciremai sudah padam.

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN – Kebakaran hutan mulai melanda Gunung Ciremai di musim kemarau. Upaya pemadaman pun dilakukan secara cepat untuk menghindari meluasnya kobaran api.

Berdasarkan data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, kebakaran hutan terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) Blok Cirendang, Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.

Api pertama kali terlihat oleh pengelola OW Batu Luhur yang ada di Blok Batu Luhur. Api terlihat di Blok Tespong/Cirendang pada Senin (17/8) sekitar pukul 12.00 WIB.

Petugas BPBD pun langsung mengirimkan tim untuk berkoordinasi dengan TNGC, TNI, Polri, tim pantau lapangan dan masyarakat. Mereka kemudian bersama-sama melakukan pemadaman.

Selain Blok Tespong/Cirendang, kawasan hutan TNGC yang terbakar juga di Blok Pajaten dan Blok Gunung Rangkong. Medan berbatu dan dominasi ilalang sempat menyulitkan pemadaman. Hingga pukul 21.13 WIB, satu titik api di Blok Gunung Rangkong berhasil ditangani.

‘’(Saat ini seluruh area yang terbakar) sudah padam,’’ ujar Kepala Pelaksana, Agus Mauludin, kepada Republika, Selasa (18/8) pagi.

Agus menjelaskan, kebakaran itu menimbulkan kerugian berupa terbakarnya kawasan hutan TNGC yang didominasi ilalang, pohon Sonokeling, dan pohon Malaka. Adapun luas lahan yang terbakar sekitar 15 hektare.

Agus berharap, kebakaran hutan tidak lagi terjadi di Gunung Ciremai. Meski demikian, langkah antisipasi sudah dipersiapkan.

‘’Kita lakukan penyiapan SDM, sarana dan prasarana, berkoordinasi dengan semua pihak yang terkait serta melaksanakan simulasi penanganan,’’ tandas Agus. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA