Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

WeWork Terima Pembiayaan Baru Senilai 1,1 Miliar Dolar AS

Jumat 14 Aug 2020 14:17 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Nidia Zuraya

WeWork, penyedia layanan berbagi kantor.

WeWork, penyedia layanan berbagi kantor.

Foto: wikimedia.org
Pandemi Covid-19 telah menyebabkan kerugian bisnis bagi WeWork.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Penyedia layanan berbagi kantor, WeWork, memperoleh komitmen pembiayaan baru dari pemilik saham mayoritas SoftBank sebesar 1,1 miliar dolar AS. Manajemen perusahaan juga menyatakan telah berhasil menurunkan tingkat bakar uang.

WeWork mengakui pandemi Covid-19 telah menyebabkan kerugian bisnis bagi perusahaan. Kendati demikian, WeWork menyatakan posisi keuangannya saat ini masih tetap kuat.

“Upaya kami untuk menjadi organisasi yang lebih efisien telah menavigasi kami pada realitas baru untuk mencapai tujuan bisnis masa depan,” kata kepala keuangan WeWork, Kimberly Ross, dikutip Reuters, Jumat (14/8).

WeWork mencatatkan kenaikan pendapatan 9 persen atau sebesar 882 juta dolar AS pada kuartal pertama tahun ini. Pendapatan WeWork sebesar 1,1 miliar dolar AS di kuartal ini merupakan yang pertama kalinya melampaui sembilan digit. Kasnya pun mencapai 482 juta dolar AS.

Sementara itu, dana tunai yang dimiliki WeWork saat ini sebesar 4,1 miliar dolar AS, sudah termasuk pembiayaan baru senilai 1,1 miliar. WeWork optimistis arus kasnya akan positif pada 2021 mendatang.

Sebelumnya, WeWork sempat dikabarkan akan bangkrut karena terjadi kesalahan manajemen. Perusahaan mengalami perombakan manajemen secara besar-besaran dan dituntut atas penawaran tender senilai 3 miliar dolar AS kepada pemegang saham.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA