Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Emil Lolos Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Kamis 13 Aug 2020 21:50 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Gita Amanda

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil lolos seleksi menjadi relawan vaksin Covid-19. Rencananya ia akan disuntik vaksin pada 25 Agustus.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil lolos seleksi menjadi relawan vaksin Covid-19. Rencananya ia akan disuntik vaksin pada 25 Agustus.

Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Ridwan Kamil dijadwalkan disuntuk vaksin Covid-19 pada 25 Agustus 2020

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sudah memenuhi persyaratan untuk menjadi relawan uji klinis calon vaksin Covid-19 yang berasal dari perusahaan China, Sinovac. Ia dijadwalkan disuntik pada 25 Agustus 2020 mendatang.

"Saya akan disuntikkan vaksin percobaan ini di tanggal 25 (Agustus)" ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil dia melalui keterangannya dalam bincang virtual yang disiarkan langsung Humas Pemprov Jabar, Kamis (13/8).

Menurut Emil, keputusannya menjadi salah satu relawan diharapkan bisa menghapus anggapan maupun narasi dengan sudut pandang masyarakat dijadikan objek percobaan. Karena, jika dibiarkan, dikhawatirkan situasi kritik bisa lebih parah dan berujung pada provokasi.

Selain itu, kata dia, langkahnya pun bisa menambah kepercayaan proses uji klinis sudah melalui berbagai tahapan medis yang ketat. Ia menganggap bahwa menjadi relawan merupakan bentuk bela negara melawan Covid-19 yang sudah berstatus pandemi.

"Dan saya sendiri secara PR saya sadari banyak kritikan ke pemerintah makanya saya ikut jadi relawan, karena ada hoaks atau provokasi," katanya.

Hampir sepanjang tahun ini, kata dia, pandemi Covid-19 berpengaruh besar pada banyak sektor. Ia berharap semuanya bisa berakhir dengan hadirnya vaksin. Sebelum vaksin ada, masyarakat harus sama-sama menjaga diri dengan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.

"Jaga jarak dan cuci tangan utamanya masker sampai menunggu vaksin bisa diproduksi di bulan Januari di Bandung," katanya. N Arie Lukihardianti

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA