Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Pemerintah Lambat Teliti Vaksin, Covid-19 Belum Berakhir

Rabu 12 Aug 2020 19:15 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Ilustrasi Vaksin Covid-19

Ilustrasi Vaksin Covid-19

Foto: Data Republika
Jumlah orang positif covid-19 semakin meningkat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Covid-19 masih belum berakhir. Bahkan, jumlah orang positif terinfeksi makin hari makin meningkat. Maka, dibutuhkan upaya maksimal dalam menanggani virus ini.

Bertambahnya kasus virus Covid-19 bisa diakibatkan dilonggarkannya PSBB dan adanya normal baru sehingga masyarakat beraktivitas kembali. Padahal, hal tersebut bisa memicu bertambahnya kasus Covid-19.

Pemerintah masih terlihat lamban dalam menggerakkan para pakar di bidang tersebut untuk meneliti vaksin yang bisa digunakan dalam mengobati Covid-19.

Tidak hanya itu, masyarakat juga masih abai dalam menerapkan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, menggunakan masker, rajin mencuci tangan, mengonsumsi makanan sehat, dan lain-lain. Maka, butuh upaya lebih serius lagi untuk menangani Covid-19.

PENGIRIM: Fadila, Manokwari, Papua Barat

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA