Rabu 12 Aug 2020 19:05 WIB

Staf Positif Covid, RS Bhayangkara Padang Tutup untuk Umum

Dua orang positif covid si RS Bhayangkara perawat dan empat orang PNS nonmedis.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Yudha Manggala P Putra
Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).
Foto: AP Photo/Gerald Herbert
Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Polda Sumatera Barat menutup sementara Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk masyarakat umum. Alasannya ada sejumlah pegawai di RS tersebut dinyatakan positif Covid-19.

"Jadi karena berkaitan ada personel atau PNS Polri positif Corona, jadi Rumah Sakit Bhayangkara ditutup untuk umum," kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, Rabu (12/8).

Staf RS Bhayangkara yang positif terkena Covid-19 tersebut, dua orang merupakan perawat dan empat orang PNS nonmedis. Kemudian ada dua orang lainnya keluarga personel yang sedang diisolasi di RS Bhayangkara tersebut.

Satake Bayu menjelaskan untuk pelayanan terhadap keluarga polisi dan personel masih tetap berjalan.  Seperti pelayanan rapid test dan swab ataupun berkaitan dengan kesehatan tahanan. Satake berharap pelayanan di RS Bhayangkara segera kembali normal.

Selain yang diisolasi di RS Bhayangkara, juga ada dua personel Polda sumbar yang dinyatakan positif Covid-19. Keduanya kini diisolasi di fasilitas Pemprov Sumbar.

Satake juga membeberkan ada seorang PNS Polda yang meninggal dunia di RSUP M Djamil Padang. PNS tersebut berusia 43 tahun yang meninggal dalam keadaan positif Covid-19. Yang bersangkutan juga diketahui memiliki penyakit penyerta.

"Almarhum PNS Bid Propam. Meninggal dunia pukul 11.30 WIB di M Djamil Padang. Yang bersangkutan juga sempat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara. Dia sakit tipes, dirawat lalu pulang, balik lagi terus tes swab dinyatakan positif," ucap Satake.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement