Friday, 14 Muharram 1444 / 12 August 2022

Ini Alasan Barcelona Bisa Raih Gelar Ke-6 Liga Champions

Rabu 12 Aug 2020 03:21 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Endro Yuwanto

Para pemain Barcelona merayakan gol.

Para pemain Barcelona merayakan gol.

Foto: AP Photo/Emilio Morenatti
Barcelona punya sejumlah alasan untuk bermimpi mendapatkan trofi musim ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Barcelona melaju ke delapan besar setelah mengalahkan Napoli pada akhir pekan lalu. Barca dapat menuju ke Lisbon untuk bermimpi mendapatkan mahkota Liga Champions keenamnya.

Meskipun, Bayern Muenchen tidak akan menjadi lawan yang mudah di perempat final, begitu pula Manchester City atau Lyon di semifinal. Tetapi tim Katalan akan berharap untuk melupakan perjuangan di La Liga dan terus maju di Portugal setelah mencapai rekor dengan melaju ke perempat final untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut.

Terlepas dari masalah internal, Barcelona punya sejumlah alasan untuk bermimpi mendapatkan trofi, dikutip dari Marca, Selasa (11/8).

- Lionel Messi

Sedikit dari Messi itu banyak, dan pemain Argentina itu cukup bagus untuk membawa Barcelona meraih trofi. Dia menyalakan permainannya selama setengah jam melawan Napoli dan, begitu saja, permainan selesai. Dia telah menunjukkan kepada Bayern Muenchen sebelumnya pada 2009 dan 2015 bahwa dia tidak dapat dihentikan dalam performa terbaiknya, tetapi dia juga harus menderita saat melawan Bavarians pada 2013.

- Lebih Efektif

Sergio Busquets dan Arturo Vidal akan tersedia lagi setelah absen di leg kedua babak 16 besar karena suspensi. Kembalinya kedua gelandang ini memberi pelatih Quique Satien lebih banyak pilihan, yang berarti dia bisa membuat lebih banyak perubahan dan menjaga pemainnya tetap segar. Ousmane Dembele juga bisa tampil di beberapa tahap, yang berarti pemain seperti Antoine Griezmann, Sergi Roberto, dan Ivan Rakitic bisa dirotasi.

- Frengkie de Jong kembali

Orang Belanda itu kembali ke performa terbaiknya melawan Napoli. Dia menyelesaikan 93 persen operannya di paruh lapangan Italia, membiarkan timnya bernafas dan mematahkan garis lawan dengan umpannya. Barcelona juga tidak akan melewatkan Arthur Melo jika De Jong bisa bertahan di level ini.

- Format

Memainkan setiap pertandingan dengan leg tunggal cocok untuk Barcelona. Format dua leg akan membuat kekurangan Barca lebih mudah diungkapkan, seperti musim lalu dan dua musim lalu. Tetapi dalam pertandingan satu kali, peluang Barca meningkat.

- Poros Pertahanan

Marc-Andre ter Stegen, Gerard Pique, dan Clement Lenglet sangat penting bagi tim Setien. Ter Stegen ingin membuktikan dirinya dengan Manuel Neuer di sisi lain lapangan, Pique telah menjadi salah satu pemain paling konsisten musim ini dan Lenglet sendiri terus berkembang. Barcelona telah bertahan lebih baik sejak lockdown dan akan berharap itu berlanjut ke tahap akhir Liga Champions.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika