Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

BMKG: Erupsi Sinabung Belum Berdampak Penerbangan ke Aceh

Senin 10 Aug 2020 23:16 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanik saat erupsi di Karo, Sumatera Utara, Senin (10/8/2020). Gunung Sinabung erupsi dengan tinggi kolom 5.000 meter di atas puncak atau sekitar 7.460 meter di atas permukaan laut.

Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanik saat erupsi di Karo, Sumatera Utara, Senin (10/8/2020). Gunung Sinabung erupsi dengan tinggi kolom 5.000 meter di atas puncak atau sekitar 7.460 meter di atas permukaan laut.

Foto: Antara/Sastrawan Ginting
Kolom abu teramati berwarna kelabu condong ke arah timur dan utara.

REPUBLIKA.CO.ID, MEULABOH -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara pada Senin siang belum berdampak terhadap penerbangan pesawat udara ke Aceh.

“Berdasarkan pengamatan, sampai saat ini tidak terpengaruh terhadap penerbangan ke Aceh, termasuk ke Meulaboh, Aceh Barat,” kata prakirawan Stasiun BMKG Meulaboh-Nagan Raya, Aceh, Rezky Prasetya Hartiwi, Senin (10/8).

Seperti diketahui, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara pada Senin siang sekira pukul 10.16 WIB kembali meletus dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 5.000 meter diatas puncak atau kurang lebih 7.460 meter di atas permukaan laut.

Pos Pengamatan Gunung Sinabung Badan Geologi dan PVMBG dalam rilisnya, Senin di Medan menyatakan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan utara.

Rezky Prasetya Hartiwi juga menjelaskan, hingga Senin siang kecepatan angin terpantau memiliki kecepatan 5-13 knot.

Sehingga jika mengacu pada data tersebut, dampak letusan Gunung Sinabung di Sumatra Utara dipastikan tidak akan berdampak terhadap penerbangan ke Aceh, termasuk aktivitas masyarakat di Aceh.

“Sejauh ini tidak ada kaitan (debu vulkanik). Masih normal, semoga (debunya) ringan saja,” kata Rezky Prasetya Hartiwi menjelaskan.



sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA