Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Tak Tergantikan Gambarkan Rindu Mikha Tambayong untuk Ibu

Senin 10 Aug 2020 19:23 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Nora Azizah

Penyanyi Mikha Tambayong merilis lagu Tak Tergantikan sebagai kado untuk ibundanya yang telah berpulang.

Penyanyi Mikha Tambayong merilis lagu Tak Tergantikan sebagai kado untuk ibundanya yang telah berpulang.

Foto: Tangkapan layar Zoom MyMusic Records
Video 'Tak Tergantikan' tunjukkan rasa kehilangan Mikha untuk mendiang sang ibu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- MyMusic Records telah merilis video klip lagu terbaru Mikha Tambayong, "Tak Tergantikan". Video arahan sutradara Prialangga itu sangat menyentuh dan menggambarkan betul apa yang dimaksudkan Mikha pada lagunya.

Mikha menciptakan lagu "Tak Tergantikan" bersama Ifa Fachir dan Deva Mahenra. Tembang tersebut merupakan persembahan untuk mendiang ibunya, Deva Tambayong, yang sudah berpulang lebih dari satu tahun yang lalu.

Tayangan klip berdurasi lebih dari empat menit itu menunjukkan rasa kehilangan Mikha akan sosok yang paling berarti dalam hidupnya. Pada setiap langkah Mikha saat ini, selalu tersimpan cinta dan kerinduan pada ibunya.

Klip menampilkan sosok Mikha seorang diri di sejumlah lokasi, dengan beberapa foto kebersamaan bersama mendiang. Pada pertengahan video, Mikha menyampaikan selamat ulang tahun dan ucapan terima kasih untuk ibunya.

Tanggal lahir ibu Mikha yang jatuh pada 6 Agustus kini diabadikan sebagai tanggal perilisan lagu "Tak Tergantikan". Liriknya pun terdengar sebagai curahan isi hati yang jujur, tulus, menyentuh yang selama ini dipendam Mikha.

Mikha menganggap semua hal yang dia lewati menjadikannya semakin dewasa, termasuk bagaimana dia menyuguhkan karyanya kali ini. Secara notasi dan komposisi, musik dikemas dengan minimalis namun sangat terdengar elegan, easy listening, dan berkelas.

Untuk pertama kalinya pula, Mikha terlibat penuh dari awal proses pembuatan lagu, musik, video klip, hingga konsep perilisan. Perempuan 25 tahun itu menceritakan bahwa video klip dibuat di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Sudah ada protokol kesehatan, jadi kami merencanakan bagaimana konsep yang paling aman tapi bisa sesuai dengan keinginan. Syutingnya banyak di outdoor, tim kecil enggak semua berangkat, dan enggak ada talent lain," kata Mikha.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA