Thursday, 9 Safar 1443 / 16 September 2021

Thursday, 9 Safar 1443 / 16 September 2021

Dovi Tinggalkan Ban Lunak Pada Latihan Ketiga Seri Ceska

Sabtu 08 Aug 2020 15:59 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pembalap MotoGP Italia Andrea Dovizioso, Tim Ducati, mengambil tikungan selama sesi pelatihan gratis untuk Grand Prix sepeda motor Andalusia yang diadakan di sirkuit Jerez-Angel Nieto di Jerez de la Frontera, Spanyol, 24 Juli 2020. Grand Prix Andalusia akan menjadi diadakan 26 Juli 2020 mendatang.

Pembalap MotoGP Italia Andrea Dovizioso, Tim Ducati, mengambil tikungan selama sesi pelatihan gratis untuk Grand Prix sepeda motor Andalusia yang diadakan di sirkuit Jerez-Angel Nieto di Jerez de la Frontera, Spanyol, 24 Juli 2020. Grand Prix Andalusia akan menjadi diadakan 26 Juli 2020 mendatang.

Foto: EPA-EFE/ROMAN RIOS
Sirkuit Brno punya permukaan bergelombang.

REPUBLIKA.CO.ID, BRNO -- Pembalap Ducati Andrea Dovizioso berharap mendapatkan keuntungan dalam latihan bebas ketiga (FP3) di Ceska, dengan tak menggunakan ban lunak. Pada FP2, ia menggunakan ban lunak, yang menyebabkan anjlok ke peringkat 15 dalam keseluruhan catatan waktu. Selain itu, pembalap asal Italia itu juga diprediksi akan mendulang poin maksimal dalam tiga balapan terakhir, satu di Brno dan dua di Spielberg.

Alasannya, dua sirkuit itu selama ini selalu menguntungkan bagi mesin Ducati dalam beberapa tahun terakhir. Sayang, pada FP2 Ducati salah setingan. Oleh karena itu, selama hari Jumat waktu Ceska, Dovizioso bekerja keras untuk mendapatkan kecepatan demi mengejar waktu tercepat. Sebab sirkuit Brno memiliki permukaan bergelombang, sehingga memiliki degradasi yang lebih tinggi.

''Ini hari yang agak aneh karena kami harus menghadapi kondisi lintasan tertentu, dimana performa ban cenderung banyak menurun,'' jelas Dovizioso, dikutip dari Crash, Sabtu (8/8).

Di luar performa ban, pembalap asal Italia itu mengaku punya perasaan yang baik dari sisi pengereman. Selain itu, secara umum performa motornya juga cukup bagus dan selalu meningkat setiap sesinya. ''Saya pikir kami semua harus bekerja secara berbeda dari biasanya, untuk mencoba sekonsisten mungkin dalam balapan,'' tegas Dovi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA