Jumat 07 Aug 2020 13:49 WIB

Bagi Ballack, Klopp adalah Jawaban untuk Timnas Jerman

Kualitas Klopp tak perlu dipertanyakan lagi.

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Pelatih Liverpool Jurgen Klopp memakai medali juara setelah pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Liverpool dan Chelsea di Stadion Anfield di Liverpool, Inggris, Rabu (22/7/2020).
Foto: Laurence Griffiths, Pool via AP
Pelatih Liverpool Jurgen Klopp memakai medali juara setelah pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Liverpool dan Chelsea di Stadion Anfield di Liverpool, Inggris, Rabu (22/7/2020).

REPUBLIKA.CO.ID, MERSEYSIDE -- Mantan gelandang Bayer Leverkusen, dan Chelsea Michael Ballack berharap suatu saat nanti pelatih Juergen Klopp dapat membesut timnas Jerman.

Ballack ingin sekali melihat Klopp mengambil posisi sebagai manajer Der Panzer sebelum dia mengakhiri karier profesionalnya sebagai pelatih.

"Mengapa salah satu pelatih terbaik di dunia tidak menjadi kandidat untuk posisi kepelatihan nasional?," kata Ballack kepada Sportbuzzer disadur Tribalfootball, Jumat (7/8).

Reputasi Klopp sebagai juru taktik saat ini tak perlu dipertanyakan lagi. Sejak resmi membesut kesebelasan asal Inggris, Liverpool, Klopp berhasil menyuguhkan permainan terbaik.

Hasilnya, dalam perjalanan lima tahun bersama the Anfeild Gank. Klopp sukses mempersembahkan dua trofi bergengsi, Liga Champions 2018/2019, dan titel Liga Primer Inggris untuk musim 2019/2020.

Berkat hal itu tentu banyak klub elite Eropa tertarik mengamankan tanda tangan Klopp, termaksud Ballack, yang sangat berharap jika pelatih berusia 53 tahun itu berada di bangku kepelatihan timnas Jerman.

"Dia berada dalam posisi di mana dia bisa memilih apa saja. Jika dia pernah merasa cukup sebagai pelatih klub, posisi pelatih nasional akan menjadi cerita yang bagus untuknya dan sepak bola Jerman. Hubungan ini akan sempurna," sambung Ballack.

Adapun kontrak Klopp berdama the Reds masih tersisa hingga 2024 mendatang. Sebelumnya, manajemen Liverpool memutuskan memperpanjang masa kerja eks pelatih Borussia Dortmund pada Desember 2019 lalu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement