Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Total Positif Covid-19 di Kota Jayapura 1.788 Orang

Jumat 31 Jul 2020 16:26 WIB

Red: Andri Saubani

Tim Gugus Tugas Percepatan dan Pencegahan COVID-19 Jayapura mengambil sampel seorang staf Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jayapura, Papua, Rabu (22/7). (ilustrasi)

Tim Gugus Tugas Percepatan dan Pencegahan COVID-19 Jayapura mengambil sampel seorang staf Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jayapura, Papua, Rabu (22/7). (ilustrasi)

Foto: Antara/Indrayadi TH
Pada hari ini dilaporkan lima kasus baru positif Covid-19 di Kota Jayapura.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Jayapura, Papua, Ni Nyoman Sri Antari menyatakan, ada lima tambahan pasien positif Covid-19 di ibu kota provinsi itu. Sehingga, jumlah total kasus Covid-19 naik menjadi sebanyak 1.788 orang.

"Pada Kamis (30/7) adda penambahan lima pasien positif Covid-19 baru. Lima pasien positif baru itu terdeteksi di beberapa kelurahan yang ada di Kota Jayapura," kata  Nyoman, di Jayapura, Jumat (31/7).

Nyoman memerinci kasus baru positif Covid-19 satu orang dari Kelurahan Mandala , Distrik Jayapura Utara, satu orang dari Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara. Selanjutnya, satu orang dari Kelurahan Argapura, Distrik Jayapura Selatan. Satu orang dari Kelurahan Vim, Distrik Abepura, dan satu orang dari Kelurahan Awiyo, Distrik Abepura.

Nyoman menyebutkan, pihaknya juga mencatat satu pasien meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Pasien meninggal ini dari Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara.

Ia mengatakan, Tim GTPP Covid-19 Kota Jayapura mencatat hingga kini pasien positif corona yang masih dirawat 1.126 orang. Kemudian, pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan sebanyak 640 orang. Pasien yang meninggal akibat terpapar virus corona jenis baru itu berjumlah 22 orang.

"Sedangkan kasus suspek 19 orang, pasien yang kontak erat 319 orang, dan kasus terkonfirmasi tanpa gejala 96 orang," demikian kata Ni Nyoman Sri Antari.



TAKE

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA