Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Nadiem Segera Umumkan Penyederhanaan Kurikulum

Jumat 31 Jul 2020 15:40 WIB

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Andri Saubani

Mandikbud Nadiem Makarim.

Mandikbud Nadiem Makarim.

Foto: Dok IPB University
Kurikulum lebih sederhana akan diterapkan khususnya selama masa pandemi Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, dalam waktu dekat akan mengumumkan skema penyederhanaan kurikulum. Nantinya, kurikulum ini akan diterapkan dalam kondisi darurat khususnya selama masa pandemi.

"Model pembelajaran saat ini mengedepankan unsur fleksibilitas, jadi sekolah bisa mengatur apa yang cocok untuk kondisi mereka. Lakukan yang terbaik untuk anak. Ketika saya melihat institusi sudah melakukan yang terbaik untuk anak, saya menghargai kreativitas tersebut," kata Nadiem dalam keterangannya, Kamis (30/7).

Kemendikbud sebelumnya menyatakan sedang merancang kurikulum adaptasi khusus pandemi. Sekitar awal Juli 2020, Nadiem menjelaskan, ada tiga prioritas yang dimasukkan ke dalam kurikulum adaptasi nantinya.

Ketiga prioritas tersebut adalah literasi, numerasi, dan pendidikan karakter. Kemendikbud menilai, tiga hal tersebut merupakan pondasi dalam pendidikan sehingga harus dijadikan fokus.

Nadiem menjelaskan, kurikulum ini akan diluncurkan dalam waktu dekat. Meskipun demikian, ia tidak menjelaskan kapan pastinya kurikulum ini akan diluncurkan untuk kemudian diterapkan di sekolah.

Sebelumnya, berbagai pihak termasuk Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta Kemendikbud membuat kurikulum darurat untuk tahun ajaran baru 2020/2021. Kemendikbud merespons dengan mengkaji kurikulum yang ada agar nantinya bisa diadaptasi selama masa pandemi.

Namun, hingga tahun ajaran baru dimulai 13 Juli 2020 lalu, kurikulum yang dimaksud belum juga diterapkan. Pada kunjungannya ke Bogor Kamis (30/7) lalu, Nadiem akhirnya menegaskan bahwa paket kebijakan yang berhubungan dengan kurikulum akan segera diumumkan.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA