Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Sehari, Filipina Laporkan 73 Persen Kesembuhan Covid-19

Jumat 31 Jul 2020 11:06 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Christiyaningsih

Seorang pekerja pemerintah Filipina menunjukkan sebuah bendera saat pandemi virus corona di daerah kumuh Manila, Filipina, Kamis (28/5). Departemen Kesehatan Filipina melaporkan lonjakan jumlah penyembuhan Covid-19. Ilustrasi.

Seorang pekerja pemerintah Filipina menunjukkan sebuah bendera saat pandemi virus corona di daerah kumuh Manila, Filipina, Kamis (28/5). Departemen Kesehatan Filipina melaporkan lonjakan jumlah penyembuhan Covid-19. Ilustrasi.

Foto: EPA-EFE / FRANCIS R. MALASIG
Departemen Kesehatan Filipina melaporkan lonjakan jumlah penyembuhan Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA — Departemen Kesehatan Filipina melaporkan lonjakan jumlah penyembuhan dalam 24 jam terakhir, yaitu sekitar 38.075 orang. Pemerintah mengklaim dengan melakukan perubahan kebijakan dalam karantina, ada peningkatan drastis kasus selesai dan pengurangan signifikan kasus yang masih berjalan.

Tak hanya itu, jumlah kasus yang tiba-tiba menurun menjadi 22.327 itu juga diklaim meningkatkan kasus pemulihan hingga 73 persen. Namun demikian, mengutip News ABS Jumat (31/7) Filipina juga melaporkan kembali adanya lonjakan kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Sebab, kasus baru pada Kamis (30/7) kemarin yang berjumlah 3.954 jauh melampaui rekor terakhirnya pada (8/7) lalu yang hanya berjumlah 2.486 orang.

Dengan lonjakan kasus baru itu, total kasus di Filipina kini menjadi 89.734. Rekor baru tersebut kini telah menyalip beberapa negara, salah satunya Kazakhstan.

Wilayah Ibu Kota Nasional (NCR) dilaporkan memiliki sekitar 43 persen dari total kasus baru itu, dengan 1.703 kasus. Provinsi lain yang termasuk dalam lima besar di antaranya adalah Cebu (958), Laguna (177), Rizal (90), dan Cavite (87). Wilayah tersebut menyumbang 76,3 persen (3.015) dari total kasus hari ini.

Di waktu yang sama, ada 23 kematian baru yang dilaporkan. Jumlah itu, berasal dari ibu kota negara 12 orang, delapan dari Central Visayas, satu dari Luzon Tengah, dan satu dari Wilayah IV-A. Ada juga satu kematian tanpa lokasi yang ditandai.

Sejak awal pandemi berlangsung, Filipina telah menguji hampir 1,25 persen dari total populasi. Jumlah yang terdaftarkan itu kini sekitar 1.361.775 tes individu yang dilakukan selain dari beberapa tes ulang dari pasien positif sebelumnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA