Kamis 30 Jul 2020 06:21 WIB
Haji

Haji Berlangsung dengan Mematuhi Protokol Kesehatan

Haji dilaskanakan dengan aturan ketat protokol kesehatan

Simulasi tawaf di kala musim haji 2020.
Foto: saudigazette
Simulasi tawaf di kala musim haji 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH - Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci telah menyelesaikan instalasi dan melengkapi jalur khusus di Masjidil Haram, terutama di mataf (wilayah tawaf di sekitar Ka'bah) dan mas'a (area untuk ritual sai antara Safa dan Marwah).Nantinya setiap kelompok jamaah haji diatur dengan cara mempertahankan semua peraturan yang ditetapkan dalam protokol pencegahan coronavirus untuk ziarah tahunan haji 2020 ini.

Seperti dilansir Saudigaette, presidensi telah memberikan sentuhan akhir pada semua persiapannya untuk menerima tamu-tamu Allah tersebut. Mereka  telah mengadopsi tindakan pencegahan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan para peziarah serta memungkinkan mereka untuk melakukan rangkaian ibadah haji dengan mudah dan nyaman.

Presidensi juga berkoordinasi dan bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah dan otoritas keamanan untuk menginstal dan melengkapi jalur yang didedikasikan untuk kelompok jamaah. Tujuannya untuk memastikan jarak sosial antara jamaah haji. Selain  selain juga sudah mengalokasikan pintu khusus untuk setiap kelompok untuk mereka masuk dan keluar dari masjid sehingga memastikan arus jamaah haji dan menghindari kerumunan.

Kepresidenan pun telah meningkatkan kapasitas produksi botol air Zamzam yang didistribusikan di antara jamaah haji. Semua jamaah akan diberikan botol air suci yang disegel dan disterilkan untuk sekali pakai. Wadah berpendingin air Zamzam di masjid Haram tidak akan diizinkan untuk digunakan oleh mereka.

Semua otoritas dan badan yang terkait dilengkapi dengan baik dan dimobilisasi untuk menyediakan semua layanan bagi para peziarah. Semuanya pun harus dan untuk memastikan kesehatan serta keselamatan para jamaah supaya mengikuti semua langkah pencegahan dan pencegahan paparan virus Corona.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement