Rabu 29 Jul 2020 12:13 WIB

Bank Jatim Cetak Laba Bersih Rp 770,15 Miliar

Bank Jatim mencatatkan pertumbuhan DPK sebesar 10,49 persen (yoy).

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Nidia Zuraya
Bank Jatim
Foto: Bank Jatim
Bank Jatim

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman mengungkapkan, inerja keuangan Bank Jatim pada kuartal II 2020 menunjukkan performa yang bagus dan tumbuh, bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dimana aset Bank Jatim tercatat Rp 75,24 triliun atau tumbuh 9,12 persen (yoy).

"Kemudian Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Jatim mencatatkan pertumbuhan 10,49 persen (yoy) yaitu sebesar Rp 64,01 triliun," ujar Busrul saat menggelar konferensi pers secara virtual, Rabu (29/7).

Baca Juga

Busrul melanjutkan, meski di tengah pandemi Covid-19, Bank Jatim tetap mampu mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar Rp 39,18 triliun atau tumbuh 12,69 persen (yoy). Kredit di sektor korporasi menjadi penyumbang tertinggi yaitu sebesar Rp 9,38 triliun atau tumbuh 17,96 persen (yoy).

"Diikuti dengan pertumbuhan kredit UMKM yang cukup signifikan yaitu sebesar 6,33 triliun atau tumbuh 16,12 persen," kata Busrul.

Busrul melanjutkan, komposisi rasio keuangan Bank Jatim periode Juni 2020 antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 19,41 persen, Net Interest Margin (NIM) sebesar 5,79 persen, dan Return On Asset (ROA) 2,73 persen. Sedangkan Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga di angka 68,96 persen.

"Dari keseluruhan kinerja positif tersebut, Bank Jatim berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 770,15 miliar," kata Busrul.

Busrul mengakui, banyak tantangan yang dihadapi pemerintah, pelaku usaha, tidak terkecuali industri perbankan di 2020. Pandemi Covid-19 menjadi salah satu tantangan terberat yang dihadapi setiap elemen masyarakat.

Namun demikian, dia bersyukur karena perusahaan yang dipimpinnya masih mampu memberikan kinerja yang positif, khususnya untuk mendorong perekonomian Jawa Timur.

"Tantangan Bank Jatim masih berlanjut mengingat pandemi Covid-19 yang masih melanda Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun, Bank Jatim terus menunjukkan pelayanan yang optimal terutama menyambut tatanan normal baru yang digalakkan oleh pemerintah," papar Busrul.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement