Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Pasien Sembuh dari Covid-19 Kota Malang Tambah 46

Rabu 29 Jul 2020 07:51 WIB

Rep: Wilda Fizriyani / Red: Agus Yulianto

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Malang, dr Husnul Muarif.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Malang, dr Husnul Muarif.

Foto: Antara
Jumlah kesembuhan pasien positif Covid-19 di Kota Malang terus meningkat.

REPUBLIKA.CO.ID,  Orang MALANG -- Pasien sembuh dari Covid-19 di Kota Malang bertambah 46 orang, Selasa (28/7). Tambahan ini menggenapkan jumlah kesembuhan mencapai 256 orang.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Malang, Husnul Mu'arif mengakui, jumlah kesembuhan pasien positif Covid-19 di Kota Malang terus meningkat. Hal ini mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes/KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Artinya, selain hasil pemeriksaan laboratorium, pasien positif Covid-19 yang telah selesai isolasi termasuk dalam kategori sembuh.

"Jadi misalnya saya konfirm, tidak ada gejala dan saya isolasi mandiri di rumah. Lalu 14 hari saya sudah dinyatakan sembuh, tanpa pemeriksaan. Di awal saja //swab//-nya saat menentukan positif," kata Husnul kepada wartawan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Selasa (28/7).

Meski tidak ada pemeriksaan ulang, pasien sembuh setelah isolasi mandiri harus tetap mendapatkan edukasi. Mereka harus tahu batasan apa saja yang perlu dilakukan selama beraktivitas. Yang bersangkutan perlu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat saat berinteraksi dengan lain.

Total kasus positif Covid-19 di Kota Malang mencapai 573 orang, Selasa (28/8). Jumlah ini termasuk tambahan kasus terbaru sebanyak 16 orang. Dari total kasus positif, 47 orang meninggal, 256 orang sembuh sedangkan 270 lainnya masih dalam perawatan.

Adapun total Pasien dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kota Malang sebanyak 627 orang. Sekitar 61 di antaranya meninggal, 256 PDP sehat dan lainnya masih dalam pengawasan. Untuk jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) sebesar 1.093 orang dengan angka kematian dua jiwa.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA