Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Neil Young Pertimbangkan Kembali Niatnya Gugat Donald Trump

Selasa 28 Jul 2020 14:56 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Nora Azizah

Neil Young tidak suka lagu-lagunya dipakai untuk kampanye Donald Trump (Foto: Neil Young)

Neil Young tidak suka lagu-lagunya dipakai untuk kampanye Donald Trump (Foto: Neil Young)

Foto: Flickr
Neil Young tidak suka lagu-lagunya dipakai untuk kampanye Donald Trump.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Musisi Neil Young akan mempertimbangkan kembali niatnya untuk mengajukan gugatan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Semula, Young ingin menuntut Trump karena politisi itu menggunakan lagu-lagunya dalam sejumlah kampanye.

Pria 74 tahun itu berulang kali memprotes penggunaan lagunya, "Rockin’ in the Free World" dalam kampanye Trump. Alasan mengapa Young tidak mengambil tindakan legal adalah karena penyelenggara kampanye membayar biaya lisensi atas lagu.

Sekarang, dalam sebuah unggahan di situs pribadinya, Young menyampaikan hal lain terkait kritiknya terhadap Trump. Dia membahas tentang kerusuhan sipil akibat demonstrasi antirasisme yang meningkat baru-baru ini di Portland, Oregano.

"Saya berubah pikiran tentang menuntut Presiden Trump. Kembali mempertimbangkannya. Saya melihatnya lagi, ada sejarah panjang untuk dipertimbangkan dan saya awalnya memutuskan untuk tidak mengejar," ujar Young.

Dia menyayangkan tindakan Trump memerintahkan agen federal turun ke jalan menangani demonstran. Para pendemo datang dari banyak kalangan, termasuk veteran Angkatan Laut. Menurut Young, itu menunjukkan Trump tidak memiliki respek terhadap militer.

Para aparat berseragam diperalat, dipertentangkan dengan warga Amerika yang taat hukum, demi sandiwara politik yang dirancang sendiri oleh Trump. Sang musisi bersikeras orang-orang itu bukan polisi AS, karena mereka melanggar hukum.

Selain perkara demonstrasi tersebut, Young juga menuding Trump menolak mengambil tanggung jawab terkait permasalahan akibat pandemi corona di tingkat negara. Semua itu kian membuat Young muak jika Trump memutar lagunya saat kampanye.

"Bayangkan bagaimana rasanya mendengarkan "Rockin’ in the Free World" dikumandangkan setelah presiden ini bicara, seolah-olah itu adalah lagu tema miliknya. Saya tidak menulis lagu itu untuk dia," ungkap Young.

Selain lagu "Rockin’ in the Free World", Trump juga menggunakan lagu hit Young seperti "Like a Hurricane" dan "Cowgirl in the Sand". Young menyatakan tidak senang dengan semua itu, dikutip dari laman Fox News, Selasa (28/7).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA