Kamis 23 Jul 2020 15:16 WIB

Transaksi BRI Remittance Malaysia Capai Rp 3,68 Triliun

Pengiriman uang bakal terus meningkat dari para pekerja migran Indonesia di Malaysia.

Bank Rakyat Indonesia
Foto: Republika/Adhi Wicaksono
Bank Rakyat Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Transaksi pengiriman uang oleh warga negara Indonesia di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Remitansi Perwakilan Malaysia terus meningkat. Selama semester I 2020, tercatat jumlah transaksi remitansi BRI di Malaysia mencapai Rp 3,68 triliun.

"Frekuensi pengiriman uang Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi pekerja migran selama semester I 2020 yang dilayani BRI tumbuh sebesar 102 persen dari tahun ke tahun (yoy). Volumenya juga mengalami peningkatan sebesar 117 persen yoy," kata BRI Remittance Representative Malaysia, Budi Pratama di Kuala Lumpur, Kamis (23/7).

Baca Juga

Di tengah era normal baru, ujar Budi, BRI Remittance terus melakukan ekspansi dengan menambah kerja sama dengan mitra baru dan membuat program promosi agar transaksi dapat terus meningkat.

Budi mengatakan sampai dengan Juni 2020 di Koridor Malaysia BRI telah bekerjasama dengan 17 mitra (counterpart) dimana enam mitra sudah memiliki aplikasi pengiriman uang. "Aplikasi pengiriman uang mitra tersebut dapat digunakan oleh pekerja migran secara online, sehingga transaksi remitansi masih bisa dilakukan tanpa harus ke outlet," katanya.

Budi memperkirakan pengiriman uang bakal terus meningkat dari para PMI di Malaysia sampai dengan akhir tahun. "Melihat kondisi tersebut dan potensi bisnis remitansi ke depan yang masih berpeluang baik. BRI Optimistis, pendapatan fee based income dari bisnis remitansi TKI 2020 ini dapat meningkat dibandingkan dari tahun 2019 lalu," katanya.

Strategi BRI Remittance agar tetap tumbuh tahun 2020 ini, ujar dia, adalah dengan digitalisasi. "Digitalisasi merupakan solusi dari terdampaknya layanan remitansi konvensional dengan menggunakanteknologi nontunaidalam transaksi remitansi bekerjasama dengan mitra," katanya.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement