Rabu 22 Jul 2020 20:25 WIB

Survei Charta Politika: Emil Gubernur Terbaik Tangani Covid

Kinerja Emil dalam menangani covid berdasarkan Charta Politika terbaik.

Survei Charta Politika: Emil Gubernur Terbaik Tangani Covid. Foto: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Foto: Abdan Syakura/Republika
Survei Charta Politika: Emil Gubernur Terbaik Tangani Covid. Foto: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga survei Charta Politika, Rabu (22/7), merilis hasil surveinya. Salah satunya survei soal kepala daerah yang berkinerja terbaik dalam menangani kasus covid-19.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan, berdasarkan hasil survei, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau RK dinilai publik sebagai kepala daerah berkinerja terbaik dalam menangani kasus COVID-19. "Ridwal Kamil dinilai publik berkinerja terbaik menangani COVID-19," kata Yunarto.

Berdasarkan pertanyaan terbuka (top of mind), Ridwan Kamil mendapat 15,6 persen, diikuti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (13,4 persen), dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (11,8 ). Selanjutnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebesar 5,1 persen disusul Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (2,2 persen).

Yunarto mengungkapkan penilaian publik terhadap kinerja kepala daerah menangani Covis-19 sejalan dengan tren peningkatan elektabilitas kepala daerah tersebut sebagai sebagai sosok calon presiden.

Dari hasil elektabilitas, Yunarto menjelaskan nama Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo mendapat kenaikan paling besar selama tiga bulan terakhir.

Tingkat elektabilitas Ridwan Kamil pada Mei 2020 mencapai 7,2 persen, Juli menjadi 10,1 persen. Sedangkan Ganjar Pranowo pada Mei elektabilitasnya 13,3 persen, kemudian merangkak menjadi 15,9 persen pada Juli.

Peneliti Charta Politika menghubungi 2.000 responden melalui telepon seluler yang dipilih secara acak dari kumpulan sampel acak tatap muka yang pernah dilakukan selama dua tahun terakhir. Riset tersebut menggunakan asumsi simple random sampling, dengan toleransi kesalahan (margin of error) sebesar 2,19 persen pada tingkat kepercayaan (level of confidence) mencapai 95 persen.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement