Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Lagi, Santri Gontor Sembuh dari Covid-19

Rabu 22 Jul 2020 15:31 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Ani Nursalikah

Lagi, Santri Gontor Sembuh dari Covid-19. Seorang santri Pondok Pesantren Gontor asal Kalbar menjalani tes diagnostik cepat atau rapid test.

Lagi, Santri Gontor Sembuh dari Covid-19. Seorang santri Pondok Pesantren Gontor asal Kalbar menjalani tes diagnostik cepat atau rapid test.

Foto: ANTARA/JESSICA HELENA WUYSANG
Jumlah kesembuhan pasien positif Covid-19 di Ponorogo bertambah 11 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, PONOROGO -- Jumlah kesembuhan pasien positif Covid-19 di Ponorogo bertambah 11 orang, Rabu (21/7). Angka ini termasuk delapan santri Pondok Modern Gontor Kampus II.

"Lalu pasien nomor 64 (Patihan Kidul), nomor 73 (Panjeng), nomor 82 (Keniten). Semoga pasien yang lainnya bisa menyusul sembuh," kata Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni saat dikonfirmasi Republika.co.id, Rabu (21/7).

Di sisi lain, jumlah kasus positif Covid-19 bertambah satu orang. Tambahan ini berasal dari santri Pondok Modern Gontor Kampus II. Total masih terdapat 57 warga Gontor yang masih menunggu hasil PCR. 

Baca Juga

Pondok Modern Gontor Kampus II telah menyediakan gedung khusus untuk isolasi warga pondok yang terindikasi Covid-19. Sementara untuk warga pondok yang positif, Ipong mengatakan, telah diisolasi di RS Lapangan Surabaya. Pemindahan ruang isolasi ini bagian dari upaya untuk percepatan penanganan

Saat ini, jumlah kasus positif Covid-19 di Ponorogo mencapai 142 orang. Dari jumlah tersebut, 52 orang dari Gontor, 13 orang dari kasus Temboro dan 23 orang mempunyai riwayat perjalanan ke Surabaya. Kemudian 13 orang dari kasus Ronowijayan, delapan orang dari PPIH Sukolilo dan empat orang dari Panjang.

"Lain-lain 29 orang," katanya.

Dengan adanya penambahan kasus ini, Ipong memohon keterlibatan warga memutus rantai penularan Covid-19. Permohonan ini diungkapkan mengingat kasus mengalami peningkatan lebih cepat selama dua pekan terakhir. Apalagi, sebagian besar pasien mempunyai riwayat perjalanan dari zona merah.

"Dengan demikian saya mohon kepada seluruh warga Ponorogo tingkatkan kewaspadaan dan monitoring terhadap kedatangan warga dari zona merah," kata Ipong.

Ipong juga meminta warga saling menjaga dan mengingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan. Warga harus sering cuci tangan dan memakai masker saat beraktivitas. Kemudian jaga jarak, meningkatkan imunitas tubuh dan berdoa kepada Allah SWT.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA