Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Sampah Dipakai Bahan Bakar Pabrik Semen di Cilacap

Rabu 22 Jul 2020 08:30 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

 Sejumlah pekerja melakukan bongkar muat semen di Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta. (ilustrasi)

Sejumlah pekerja melakukan bongkar muat semen di Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta. (ilustrasi)

Foto: Republika/Prayogi
Sampah bisa dipakai sebagai pengganti batu bara.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA  -- PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), memanfaatkan sampah perkotaan di Tritih Lor Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap sebagai bahan bakar alternatif dalam pembuatan semen. Anak usaha PT Semen Indonesia ini melakukannya untuk pabrik SBI di Cilacap.

Direktur Produksi SIG, Benny Wendry di Surabaya mengatakan pemanfaatan sampah menjadi bahan bakar alternatif ini merupakan solusi untuk pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan masyarakat yang lebih baik.

"Refuse-Derived Fuel (RDF) merupakan hasil dari sampah domestik yang diolah dengan metode biodrying untuk dijadikan energi terbarukan dan dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif. Pemanfaatan sampah tersebut mampu mensubstitusi penggunaan batu bara menjadi bahan bakar hingga 3 persen Substitusi Energi Panas (Thermal Substitution Rate/TSR)," kata Benny.

Ia mengatakan, saat ini sampah terus bertambah setiap hari dan menjadi masalah besar di beberapa daerah termasuk Kabupaten Cilacap. Hal itulah yang membuat perusahaannya memanfaatkan sampah yang semula tidak bernilai menjadi energi alternatif pengganti batu bara.

Benny menjelaskan pemanfaatan sampah menjadi bahan bakar alternatif ini merupakan inovasi perusahaan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

"SIG ingin memberikan solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah domestik yang dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat," katanya.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA