Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Dedi Mulyadi Enggan Lama di Gedung DPR, Ini Alasannya

Senin 20 Jul 2020 19:50 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Anggota DPR Fraksi Partai Golkar, Dedi Mulyadi

Anggota DPR Fraksi Partai Golkar, Dedi Mulyadi

Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Di gedung DPR, ruangannya minim ventilasi dan tertutup karena alat pendingin.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Anggota DPR RI Dedi Mulyadi mengaku tidak betah berlama-lama di dalam gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan. Karena ruangan yang ada di gedung tersebut minim ventilasi.

"Ruangannya kurang nyaman. Terlalu banyak alat pendingin dan minim ventilasi," kata Dedi, melalui sambungan telepon di Kabupaten Karawang, Jabar, Senin (20/7).

Ia menyampaikan, di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, ruangan DPR rawan penularan virus corona akibat minim ventilasi. Di gedung DPR, ruangannya yang tertutup dilengkapi dengan alat pendingin dan tak ada ventilasi

"Itu salah satu alasan saya jarang 'nongkrong' di gedung DPR dan banyak keliling ke lapangan. Ya, karena gedungnya tidak nyaman," kata dia.

Mantan Bupati Purwakarta ini mengaku setiap masuk kantor untuk rapat, hanya menunggu di luar gedung sambil berkeliling, tidak di dalam ruangan. Bahkan sesekali Dedi menemui Satpam untuk berbincang-bincang. Setelah jam rapat tiba, baru masuk ruangan.

"Setelah rapat pun saya langsung pulang. Saya pakai AC hanya di dalam mobil. Itu pun 24 derajat," katanya.

Atas hal tersebut, ia menyarankan agar gedung DPR layak direnovasi, terutama berkenaan dengan ventilasi. Karena gedung itu harus memiliki banyak ventilasi dan mengurangi alat pendingin. Jendela-jendelanya juga harus terbuka.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA