Ahad 19 Jul 2020 22:01 WIB

PMI Cianjur Sosialisaikan Protokol Kesehatan di Objek Wisata

Masyarakat diminta tidak meremehkan Covid-19 yang belum ada vaksinya ini.

Logo Palang Merah Indonesia (PMI). Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melakukan sosialisasi protokol kesehatan kepada para pengunjung objek wisata Taman Prawatasari Cianjur.
Foto: wikipedia
Logo Palang Merah Indonesia (PMI). Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melakukan sosialisasi protokol kesehatan kepada para pengunjung objek wisata Taman Prawatasari Cianjur.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melakukan sosialisasi protokol kesehatan kepada para pengunjung objek wisata Taman Prawatasari Cianjur. Hal ini sebagai upaya pencegahan Covid-19 di masa adaptasi kebiasaan baru.

"Kami memilih objek wisata untuk dijadikan lokasi sosialisasi protokol kesehatan, karena tempat wisata merupakan salah satu lokasi rawan terjadinya penularan Covid-19," kata Ketua PMI Kabupaten Cianjur Hery Hidayat di Cianjur, Jawa Barat, Ahad (19/7).

Baca Juga

Menurut Hery, sosialisasi ini sangat penting khususnya bagi warga di masa normal baru. Aapalagi masih banyak masyarakat yang seakan tidak peduli pentingnya menerapkan protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitas.

Karena itu, PMI Kabupaten Cianjur memilih tempat wisata yang juga digunakan warga untuk berolah raga untuk melakukan sosialisasi dengan membuakan stand PMI. Setiap pengunjung diberikan edukasi tentang Covid-19 seperti bagaimana cara pencegahan dan penanggulangannya.

Selain itu, PMI Kabupaten Cianjur juga membagikan paket perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang berisi sabun, masker dan hand sanitizer kepada 250 pengungjung Taman Prawatasari. Petugas di sana sekaligus memberikan simulasi cara cuci tangan yang benar dengan menggunakan air mengalir serta sabun.

"Untuk pencegahan ini ada kuncinya ada di masing-masing warga dan kami pun mengingatkan agar tidak menganggap enteng virus yang hingga saat ini belum ditemukan vaksinnya ini," kata Hery.

Di sisi lain, Hery mengatakan, PMI Kabupaten Cianjur juga membuka layanan bagi warga yang ingin mendonorkan darahnya. Di masa pandemi ini, pasokan darah berkurang karena beberapa hal seperti pembatasan aktivitas.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement