Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wali Kota: Tidak Ada Warga Sekitar Secapa Menolak Rapid Test

Jumat 17 Jul 2020 15:37 WIB

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Hiru Muhammad

Petugas dari Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, berjaga-jaga di Check Point Pembatasan Sosial Berskala Makro (PSBM) di Jalan masuk Cisatu dari arah Ciumbuleuit, Rabu (15/7). Dalam penerapan PSBM, Jalan Cisatu termasuk jalan yang ditutup karena mempunyai akses langsung ke Jalan Hegarmanah dan Secapa AD sebagi klaster baru Covid-19. PSBM rencananya berlaku selama 14 hari dari tanggal 14 kemarin.

Petugas dari Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, berjaga-jaga di Check Point Pembatasan Sosial Berskala Makro (PSBM) di Jalan masuk Cisatu dari arah Ciumbuleuit, Rabu (15/7). Dalam penerapan PSBM, Jalan Cisatu termasuk jalan yang ditutup karena mempunyai akses langsung ke Jalan Hegarmanah dan Secapa AD sebagi klaster baru Covid-19. PSBM rencananya berlaku selama 14 hari dari tanggal 14 kemarin.

Foto: Edi Yusuf/Republika
Pemkot mendorong kecamatan agar membujuk masyarakat mengikuti rapid test

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG- Wali Kota Bandung, Oded M Danial memastikan tidak ada warga sekitar Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (AD) yang menolak ikut rapid tes Covid-19. Selain itu, pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBM) yang berjalan diklam disambut antusias warga.

"Alhamdulillah hari ini 600 orang kalau gak salah (dites), mudah-mudahan kinerja PSBM bagus," ujarnya, di Balai Kota Bandung, Jumat (17/7). Ia mengatakan, masyarakat sempat menolak rapid tes di awal-awal karena khawatir diisolasi apabila diketahui reaktif."Awal-awal mereka nolak, ditanya alasannya karena takut kalau diisolasi tidak bisa mencari uang," ujarnya.

Ia menuturkan, pihaknya mendorong agar aparat kecamatan untuk membujuk masyarakat agar bersedia tes cepat. Menurutnya, rapid tes dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Katanya, pelaksanaan PSBM di kawasan sekitar Secapa AD berlangsung dengan baik. Menurutnya, respon masyarakat di cukup baik menyambut pelaksanaan PSBM."Saya senang itu respon masyarakatnya luar biasa. Mudah-mudahan dengan respon yang baik memudahkan Gugus Tugas menangani Covid-19 di sana," katanya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA