Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Navistar Gandeng TuSimple Buat Truk Swakemudi

Kamis 16 Jul 2020 11:32 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Mobil Otonom. Ilustrasi

Mobil Otonom. Ilustrasi

Foto: Sciencealert
Kendaraan Navistar akan beroperasi pada otonom 4.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembuat truk Navistar International Corpresmi membeli saham minoritas dari TuSimple untuk mengembangkan truk swakemudi. Kendaraan self-driving ini akan dikembangkan pada tahun 2024.

Teknologi self-driving pada truk pengangkut telah menarik banyak perhatian investor. Mereka dituntut harus lebih mudah dan lebih murah ketika diluncurkan daripada mobil dan robotaxi yang bisa mengemudi sendiri.

Tidak seperti mobil dan robotaxis yang bisa menyetir sendiri, layanan angkutan mandiri ini juga bisa berjalan pada rute yang telah ditetapkan antara titik-titik yang telah ditentukan.

Dikutip dari Reuters, Kamis (16/7), bisnis ini lebih mudah diprediksi dan membutuhkan pemetaan yang lebih sedikit daripada mengarahkan pelanggan di antara titik-titik yang acak.

Kepala Eksekutif Navistar, Persio Lisboa, menjelaskan pembuat truk memilih TuSimple karena perangkat lunaknya lebih berkembang daripada para pesaingnya. Selain itu juga karena hubungannya dengan pelanggan yang sangat erat.

Presiden TuSimple, Cheng Lu, mengatakan karena jaringannya menggunakan titik-titik pada jaringan yang tetap seperti halnya dengan jalur perlintasan kereta api, truk-truk nantinya akan dikembangkan bersama dengan Navistar. Kendaraan ini akan beroperasi pada otonom Level 4 di mana kendaraan dapat beroperasi tanpa pengemudi.

Lu mengatakan bahwa, pengembang mobil yang ingin memiliki tujuan membuat mobil otonom Level 5, atau otonom penuh. Akan membutuhkan investasi uang, waktu, dan penelitian yang jauh lebih besar untuk dikembangkan.

"Pengangkutan selalu berkaitan tentang pengangkutan barang dari satu titik ke titik lain di rute yang telah ditentukan dan di sinilah kita dapat menambah nilai dengan mengatasi titik di industri ini," kata dia.

Selain menjalankan tes pada jaringan TuSimple, UPS juga memiliki saham di perusahaan. Sebagaimana diketahui, kedua perusahaan telah bekerja sama sejak 2018 dan CEO Navistar Lisboa mengatakan banyak hal dari apa yang perlu dilakukan pada tahun 2024 terdiri dari teknologi pengujian yang telah dikembangkan oleh pembuat truk di jaringan TuSimple.

TuSimple baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan jaringan truk yang bisa mengemudi sendiri yang berkolaborasi dengan United Parcel Service Inc, perusahaan angkutan truk US Xpress Enterprises Inc, dan McLane, unit rantai pasokan dari Berkshire Hathaway Inc.



sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA