Kamis 16 Jul 2020 09:53 WIB

Kota Lain Diharapkan Pembayaran Transportasi Terintegrasi

Daerah yamg siap dengan transportasi terintegrasi ialah Palembang dan Medan.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolandha
Suasana kawasan stasiun terpadu di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Rabu (17/6). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengharapkan kota lain juga bisa menerapkan pembayaran transportasi yang terintegrasi.
Foto: Republika/Prayogi
Suasana kawasan stasiun terpadu di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Rabu (17/6). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengharapkan kota lain juga bisa menerapkan pembayaran transportasi yang terintegrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengharapkan kota lain juga bisa menerapkan pembayaran transportasi yang terintegrasi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan pada pertengahan 2021, sistem pembayaran transportasi antarmoda sudah terintegrasi.

“Jakarta bisa dipenuhi dengan beragam transportasi, saya pikir daerah lain juga terintegrasi dan bisa melaksanakan. Yang siap itu Palembang dan Medan,” kata Budi di Gedung Kementerian Perhubungan, Rabu (15/7).

Baca Juga

Budi menuturkan apa yang akan diterapkan di Jakarta dapat menjadi suatu model daerah lainnya. Terlebih di Padang dan palembang juga sudah ada kereta api bandara, serta dalam waktu dekat juga akan ada di Lampung.

Dia menuturkan jika sistem pembayaran transportasi antarmoda bisa terintegrasi di kota lain maka akan memudahkan masyarakat. “Semua ini akan menjadi moda yang membuat pergerakan ini lebih baik,” tutur Budi.

Sebelumnya, perusahaan patungan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI dan PT MRT Jakarta (perseroda) yakni PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ) menandatangani Perjanjian Pemegang Saham Sistem INtegrasi Pembayaran Antarmoda Transportasi, Rabu (15/7). Penandatanganan tersebut dilakukan bersama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), PT MRT Jakarta (MRTJ), dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pembayaran transportasi antarmoda di Jakarta akan terintegrasi pada 2021. "Mudah-mudahan pertengahan tahun depan masyarakat di Jakarta sudah bisa menikmati satu device untuk semua moda," kata Anies.

Anies mengatakan integrasi tersebut membuat institusi Jak Lingko dapat mengintegrasikan tarif dan tiket. Anies menargetkan, nantinya penerapan tersebut tidak hanya dilakukan di Jakarta saja namun juga meluas di Jabodetabek dan berbagai wilayah.

"Dengan begitu nantinya kita bisa menyaksikan warga cukup dengan memiliki satu device apakah kartu atau cell phone tapi instrumen tunggal untuk pembayaran semua moda transportasi di Jakarta," ungkap Anies.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement